Nama Munir akan dijadikan nama jalan
Kamis, 29 November 2012 - 17:19 WIB
Nama Munir akan dijadikan nama jalan
A
A
A
Sindonews.com - Aktivis hak asasi manusia yang menjadi korban pembunuhan di atas pesawat Garuda dalam perjalanan ke Belanda, Munir, akan diabadikan dengan menjadikannya nama jalan.
Rencananya Munir akan diabadikan di suatu jalan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Batu merupakan kota kelahiran aktivis yang sempat berkarir di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia itu.
Pemberian nama jalan itu didukung penuh oleh Wali Kota Batu, Malang, Jawa Timur (Jatim), Eddy Rumpoko. Eddy pun tidak segan membangun monumen untuk putra daerahnya itu.
Hal tersebut disampaikannya saat konferensi pers rencana penyelenggaraan hari ulang tahun Munir yang ke 47, pada tanggal 2-3 Desember 2012, di Kota Batu, Malang, Jatim.
"Saya mendukung penuh prakarsa seniman dan budayawan ini, bahkan menanggapi dengan responsif ide monumen nama jalan Munir serta berkomitmen menerbitkan keputusan untuk merealisasikan," ucap Eddy, di Wisma Aria, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2012).
Eddy menjelaskan, kalau saat ini tengah dibentuk panel juri untuk lomba pemahatan patur Munir. Mereka yang menang, hasil pahatan tersebut nantinya akan dijadikan monumen.
"Kita juga sedang bentuk panel juri dan lomba pemahatan nanti yang menang kita jadikan monumen. Di mana yang terbaik akan dijadikan sebagai monumen Munir," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Munir yang asli putra Malang berhak mendapatkan dua hal itu. Karena dia dinilai sebagai tokoh bangsa yang kerja kerasnya dapat ditirukan kepada generasi penerus.
"Saya lihat spirit buat kita semua. Karena dari masyarakat yang kita ketahui ada momen baik untuk ke depan bangsa dan negara. Almarhum munir membuka gerakan yang terbuka dan transparan. Saya melihat dia punya semangat, jadi soal penamaan jalan dan monumen, silakan," pungkasnya.
Rencananya Munir akan diabadikan di suatu jalan di Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Batu merupakan kota kelahiran aktivis yang sempat berkarir di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia itu.
Pemberian nama jalan itu didukung penuh oleh Wali Kota Batu, Malang, Jawa Timur (Jatim), Eddy Rumpoko. Eddy pun tidak segan membangun monumen untuk putra daerahnya itu.
Hal tersebut disampaikannya saat konferensi pers rencana penyelenggaraan hari ulang tahun Munir yang ke 47, pada tanggal 2-3 Desember 2012, di Kota Batu, Malang, Jatim.
"Saya mendukung penuh prakarsa seniman dan budayawan ini, bahkan menanggapi dengan responsif ide monumen nama jalan Munir serta berkomitmen menerbitkan keputusan untuk merealisasikan," ucap Eddy, di Wisma Aria, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2012).
Eddy menjelaskan, kalau saat ini tengah dibentuk panel juri untuk lomba pemahatan patur Munir. Mereka yang menang, hasil pahatan tersebut nantinya akan dijadikan monumen.
"Kita juga sedang bentuk panel juri dan lomba pemahatan nanti yang menang kita jadikan monumen. Di mana yang terbaik akan dijadikan sebagai monumen Munir," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Munir yang asli putra Malang berhak mendapatkan dua hal itu. Karena dia dinilai sebagai tokoh bangsa yang kerja kerasnya dapat ditirukan kepada generasi penerus.
"Saya lihat spirit buat kita semua. Karena dari masyarakat yang kita ketahui ada momen baik untuk ke depan bangsa dan negara. Almarhum munir membuka gerakan yang terbuka dan transparan. Saya melihat dia punya semangat, jadi soal penamaan jalan dan monumen, silakan," pungkasnya.
(maf)