BK nyatakan 3 anggota DPR tak terlibat pemerasan
Rabu, 28 November 2012 - 14:24 WIB
BK nyatakan 3 anggota DPR tak terlibat pemerasan
A
A
A
Sindonews.com - Badan Kehormatan (BK) DPR memastikan tiga anggota dewan bersih dari keterlibatan melakukan pemerasan terhadap direksi PT Merpati Nusantara Airlines (MNA).
Ketiga anggota dewan tersebut adalah, Linda Megawati dan Saidi Butar Butar dari Fraksi Partai Demokrat, dan Muhammad Hatta dari Fraksi PAN.
"Hasil pemeriksaan terhadap tiga anggota DPR itu dipastikan tidak terlibat dalam kasus pemerasan tersebut," ujar Wakil Ketua BK DPR Siswono Yudhohusodo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Pada hari ini BK memanggil empat orang anggota dewan. Namun salah seorangnya, I Gusti Agung Ray Wijaya dari Fraksi PDIP tidak hadir.
Dari hasil pemeriksaan BK DPR, diperoleh fakta kedua anggota dewan dari Fraksi Demokrat, Linda Megawati dan Saidi Butar Butar memang berada di ruangan pimpinan Komisi XI bersama dengan Dirut PT MNA Rudy Setyopurnomo.
Tapi mereka berdua adalah anggota rapat yang pasif, dan tidak aktif dalam pembicaraan. "Ya mereka di sana. Tapi tidak berbicara apa-apa," katanya.
Sementara M Hatta yang juga dituding melakukan pemerasan, dipastikan tidak berada di tempat. Pasalnya, ketika rapat tersebut berlangsung Hatta sedang melakukan sosialisasi Ottoritas Jasa Keuangan di daerah Klaten, Jawa Tengah.
"Jelas saudara Hatta tidak ada di ruangan pimpinan bersama dengan direksi Merpati. Dia sedang di Klaten sosialisasi," terangnya.
Saat ini, setelah pemanggilan para anggota Komisi XI itu, BK akan melangsungkan konfrontir sidang etik antara Dirut PT Merpati Rudy Setyopurnomo dengan anggota Komisi XI DPR Sumaryoto.
Ketiga anggota dewan tersebut adalah, Linda Megawati dan Saidi Butar Butar dari Fraksi Partai Demokrat, dan Muhammad Hatta dari Fraksi PAN.
"Hasil pemeriksaan terhadap tiga anggota DPR itu dipastikan tidak terlibat dalam kasus pemerasan tersebut," ujar Wakil Ketua BK DPR Siswono Yudhohusodo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/11/2012).
Pada hari ini BK memanggil empat orang anggota dewan. Namun salah seorangnya, I Gusti Agung Ray Wijaya dari Fraksi PDIP tidak hadir.
Dari hasil pemeriksaan BK DPR, diperoleh fakta kedua anggota dewan dari Fraksi Demokrat, Linda Megawati dan Saidi Butar Butar memang berada di ruangan pimpinan Komisi XI bersama dengan Dirut PT MNA Rudy Setyopurnomo.
Tapi mereka berdua adalah anggota rapat yang pasif, dan tidak aktif dalam pembicaraan. "Ya mereka di sana. Tapi tidak berbicara apa-apa," katanya.
Sementara M Hatta yang juga dituding melakukan pemerasan, dipastikan tidak berada di tempat. Pasalnya, ketika rapat tersebut berlangsung Hatta sedang melakukan sosialisasi Ottoritas Jasa Keuangan di daerah Klaten, Jawa Tengah.
"Jelas saudara Hatta tidak ada di ruangan pimpinan bersama dengan direksi Merpati. Dia sedang di Klaten sosialisasi," terangnya.
Saat ini, setelah pemanggilan para anggota Komisi XI itu, BK akan melangsungkan konfrontir sidang etik antara Dirut PT Merpati Rudy Setyopurnomo dengan anggota Komisi XI DPR Sumaryoto.
(mhd)