Eks penyidik: Khawatir KPK akan dilemahkan internal
Selasa, 27 November 2012 - 22:24 WIB
Eks penyidik: Khawatir KPK akan dilemahkan internal
A
A
A
Sindonews.com - Kendati telah memiliki gesekan dengan Ketua KPK Abraham Samad, satu dari enam penyidik Polri yang mengundurkan diri yaitu Kompol Hendy F Kurniawan menyatakan tidak bermaksud ingin memperlemah KPK. Dia justru mengkhawatirkan KPK akan dihancurkan oleh pihak internal.
"Oh tidak (memperlemah KPK) ini memperbaiki KPK. Saya pikir KPK ada proses untuk membuat tidak nyaman bekerja dari dalam. Yang dulu sudah bagus, sekarang ditabrak sana sini. Saya khawatir KPK dihancurkan dari dalam," ujar Hendy, di Balai Wartawan, Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Hendy sebelumnya, telah menyampaikan aspirasinya ke DPR. Dia takut, dengan masuknya pimpinan KPK yang baru, malah merusak peraturan KPK yang telah ada hingga saat ini.
"Ini juga yang saya sampaikan ke DPR, alangkah baiknya pimpinan ini memimpin selama empat tahun, dan KPK-nya harus terus berjalan, bagaimana outsourcingnya KPK, bagaimana internalnya, bagaimana kualitas dan kuantitasnya, dan bisa melting (melebur) dengan pimpinan KPK, jangan tiba-tiba masuk dan merusak tatanan di dalam," jelasnya.
Perihal semua pernyataan yang telah dia sampaikan ke media, Hendy tidak merasa khawatir. Dia justru berharap Ketua KPK Abraham Samad dapat melakukan evaluasi diri selama masa kepemimpinannya tersebut.
"Saya berharap apa yang saya sampaikan ini ditonton Abraham Samad. Jadi dia bisa mengevaluasi diri," tukasnya.
"Oh tidak (memperlemah KPK) ini memperbaiki KPK. Saya pikir KPK ada proses untuk membuat tidak nyaman bekerja dari dalam. Yang dulu sudah bagus, sekarang ditabrak sana sini. Saya khawatir KPK dihancurkan dari dalam," ujar Hendy, di Balai Wartawan, Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Hendy sebelumnya, telah menyampaikan aspirasinya ke DPR. Dia takut, dengan masuknya pimpinan KPK yang baru, malah merusak peraturan KPK yang telah ada hingga saat ini.
"Ini juga yang saya sampaikan ke DPR, alangkah baiknya pimpinan ini memimpin selama empat tahun, dan KPK-nya harus terus berjalan, bagaimana outsourcingnya KPK, bagaimana internalnya, bagaimana kualitas dan kuantitasnya, dan bisa melting (melebur) dengan pimpinan KPK, jangan tiba-tiba masuk dan merusak tatanan di dalam," jelasnya.
Perihal semua pernyataan yang telah dia sampaikan ke media, Hendy tidak merasa khawatir. Dia justru berharap Ketua KPK Abraham Samad dapat melakukan evaluasi diri selama masa kepemimpinannya tersebut.
"Saya berharap apa yang saya sampaikan ini ditonton Abraham Samad. Jadi dia bisa mengevaluasi diri," tukasnya.
(rsa)