Tersangka pengadaan Alquran, belum kunjung sembuh
Selasa, 27 November 2012 - 19:22 WIB
Tersangka pengadaan Alquran, belum kunjung sembuh
A
A
A
Sindonews.com - Tersangka kasus korupsi Alquran Dendy Prasetya diketahui telah memasuki waktu tiga bulan pasca kecelakaan yang dialaminya. Namun, sampai saat ini Dendy masih selalu menggunakan perban di kaki sebelah kanannya dan kursi roda saat akan menjalani pemeriksaan di KPK.
Anak Zulkarnaen Djabar itu pun malah menyalahkan kondisi tubuhnya yang tambun sebagai penyebab lamanya luka yang dialaminya tersebut.
"Karena memang mungkin faktor badan kali ya, gendut gini. Tapi terapinya sendiri sekarang sudah mulai belajar napak. Tapi kalau napak lama bengkak gitu," kata Dendy usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Namun, Dendy membantah jika sakit tersebut dijadikan alasan bagi dirinya untuk menghindari cecaran KPK terhadap dirinya yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka bersama-sama dengan ayahnya itu.
"Oh ini memang bener, kalau dibuat-buat nanti saya enggak sembuh-sembuh," kilahnya.
Dendy pun sesumbar, penyidik KPK masih memberikan kesempatan dirinya untuk tidak ikut merasakan tahanan KPK bersama ayahnya walaupun telah beberapa kali menjalani pemeriksaan.
"Alhamdulillah temen-temen KPK masih memberikan toleransi lah mengenai kondisi kita. Ya kita ikutin prosesnya saja," pungkasnya.
Anak Zulkarnaen Djabar itu pun malah menyalahkan kondisi tubuhnya yang tambun sebagai penyebab lamanya luka yang dialaminya tersebut.
"Karena memang mungkin faktor badan kali ya, gendut gini. Tapi terapinya sendiri sekarang sudah mulai belajar napak. Tapi kalau napak lama bengkak gitu," kata Dendy usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (27/11/2012).
Namun, Dendy membantah jika sakit tersebut dijadikan alasan bagi dirinya untuk menghindari cecaran KPK terhadap dirinya yang telah resmi ditetapkan sebagai tersangka bersama-sama dengan ayahnya itu.
"Oh ini memang bener, kalau dibuat-buat nanti saya enggak sembuh-sembuh," kilahnya.
Dendy pun sesumbar, penyidik KPK masih memberikan kesempatan dirinya untuk tidak ikut merasakan tahanan KPK bersama ayahnya walaupun telah beberapa kali menjalani pemeriksaan.
"Alhamdulillah temen-temen KPK masih memberikan toleransi lah mengenai kondisi kita. Ya kita ikutin prosesnya saja," pungkasnya.
(mhd)