Bhatoegana harus minta maaf di pusara Gus Dur

Senin, 26 November 2012 - 21:48 WIB
Bhatoegana harus minta...
Bhatoegana harus minta maaf di pusara Gus Dur
A A A
Sindonews.com - Setelah Garda Bangsa Jatim bereaksi atas pernyataan Politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana, kali giliran Gusdurian atau kelompok pecinta Gus Dur Jawa Timur (Jatim) menuding munculnya pernyataan itu karena kepanikan publik dari Partai Demokrat.

"Pernyataan Sutan Bhatoegana adalah bentuk kepanikan dan individual dan partainya dalam merespon tuntutan publik agar SBY dan Partai Demokrat tidak loyo dalam memberantas korupsi baik di pemerintahan maupun di internal Partai Demokrat," ungkap Kordinator Gusdurian Jatim Aan Anshori, Senin (26/11/2012).

Menurut Aan, Gus Dur dilengserkan dari kursi kepresidenan bukan karena kasus korupsi Bruneigate dan Buloggate. Namun lebih pada penolakkan Gus Dur ini terhadap politik dagang sapi sehingga membahayakan konstitusi pada waktu itu.

"Posisi dua kasus itu sendiri telah SP3 oleh Kejaksaan Agung. Jadi pernyataan Sutan hanya omong kosong," ujar Aan.

Ia yakin, bagi jutaan masyarakat Indonesia, Gus Dur tetaplah Gus Dur yang akan memaafkan siapa pun yang telah menghina dan memfitnahnya.

"Namun demi kebaikan Sutan seharusnya minta maaf secara terbuka dan kepada keluarga Gus Dur. Termasuk Sutan harus sowan ke makam Gus Dur dengan membaca istighfar sebanyak 99.999 kali sambil merenungi kesalahannya," tandasnya.

Sebelumnya, dalam Dialog Kenegaraan DPD bertema “Pembubaran BP Migas untuk Kemakmuran Rakyat?” di DPD, Jumat 21 November lalu, Sutan berang ketika Adhie Massardi, koordinator Gerakan Indonesia Bersih mengatakan migas kita jadi ajang korupsi mafia migas yang dilindungi rezim SBY.

Mendengar itu, Sutan membalasnya dengan mengatakan kalau pemerintahan Gus Dur dilengserkan karena terlibat skandal korupsi Buloggate dan Bruneigate. Akibat pernyataannya itu, politisi kelahiran Pematang Siantar harus menerima kecaman dari berbagai pihak.
(azh)
Berita Terkait
Cermati, Perubahan Prilaku...
Cermati, Perubahan Prilaku Konsumen hingga PascaPandemi
Pramuka Diharapkan Jadi...
Pramuka Diharapkan Jadi Contoh Perubahan Prilaku
Prilaku Protokol Kesehatan...
Prilaku Protokol Kesehatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
Banking Consumer Megashifts
Banking Consumer Megashifts
Bangkitnya Destinasi...
Bangkitnya Destinasi Wisata Lokal
Begini Cara Bobby Nasution...
Begini Cara Bobby Nasution Hilangkan Prilaku KKN di Pemko Medan
Berita Terkini
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved