Pernyataan Sutan Bhatoegana perburuk citra Demokrat

Senin, 26 November 2012 - 18:53 WIB
Pernyataan Sutan Bhatoegana...
Pernyataan Sutan Bhatoegana perburuk citra Demokrat
A A A
Sindonews.com - Pernyataan Sutan Bhatoegana yang menyudutkan almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dinilai merugikan citra Partai Demokrat.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Airlangga (Unair) Suko Widodo mengatakan, pernyataan Sutan sangat merugikan citra Partai Demokrat di mata Nahdliyin dan Nahdlatul Ulama (NU).

"Pernyataan itu tidak produktif karena tidak ada dasar yang jelas. Sehingga terkesan dibuat-buat. Yang sangat disayangkan adalah merugikan citra Partai Demokrat terutama di mata Warga NU," ungkap Suko saat dihubungi, Senin (26/11/2012).

Dari aspek komunikasi politik, pernyataan itu tidak ada bukti. Sehingga menjadikan kontra produktif. Ia menduga pernyataan yang digulirkan oleh Sutan Bhatoegana itu untuk menutupi kasus yang melilitnya yakni dugaan korupsi kasus pengadaan Solar Home System (SHS) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Bisa saja untuk menutup isu yang melilitnya dengan isu lain tapi ternyata yang dinyatakan malah kontra produktif sehingga banyak kecaman dari semua pihak terutama kalangan NU. Sutan mencoba menghidarkan dari tekanan publik terkait kasus yang melilitnya," ujarnya.

Ia juga menyarankan, kepada Sutan Bhatoegana untuk melakukan klarifikasi kepada publik terkait pernyataannya itu. Jika tidak akan berakibat buruk. Sebab, sampai saat ini kasus Bruneigate dan Buloggate yang dituduhkan belum ada proses. "Termasuk meminta maaf secara terbuka," tandasnya.

Sebelumnya, dalam Dialog Kenegaraan DPD bertema “Pembubaran BP Migas untuk Kemakmuran Rakyat?” pada 21 November lalu, Sutan berang ketika Adhie Massardi, koordinator Gerakan Indonesia Bersih mengatakan migas kita jadi ajang korupsi mafia migas yang dilindungi rezim SBY.

Mendengar itu, Sutan melontarkan kalau pemerintahan Gus Dur dilengserkan karena terlibat skandal korupsi Buloggate dan Bruneigate.
(azh)
Berita Terkait
Cermati, Perubahan Prilaku...
Cermati, Perubahan Prilaku Konsumen hingga PascaPandemi
Prilaku Protokol Kesehatan...
Prilaku Protokol Kesehatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
Pramuka Diharapkan Jadi...
Pramuka Diharapkan Jadi Contoh Perubahan Prilaku
Banking Consumer Megashifts
Banking Consumer Megashifts
Bangkitnya Destinasi...
Bangkitnya Destinasi Wisata Lokal
Begini Cara Bobby Nasution...
Begini Cara Bobby Nasution Hilangkan Prilaku KKN di Pemko Medan
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Museum SBY-ANI di Pacitan...
Museum SBY-ANI di Pacitan Bukan Permintaan SBY, Bantah Demokrat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved