Dukung Palestina, Komisi I kunjungi tiga negara
Senin, 26 November 2012 - 16:41 WIB
Dukung Palestina, Komisi I kunjungi tiga negara
A
A
A
Sindonews.com - Komisi I DPR diketahui tidak hanya bertandang ke Palestina untuk membuka kantor perwakilan, melainkan juga berencana mengunjungi dua negara lainnya. Dijadwalkan, kunjungan tersebut akan berlangsung selama delapan hari.
"Jadi kita kali ini akan mengunjungi tiga negara, Mesir, Yordania, dan Palestina. Nah kita dari sini langsung ke Kairo," ujar Anggota Komisi I dari Fraksi PAN M Najib, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurut Najib, Komisi I juga akan mengadakan pertemuan dengan parlemen Mesir, Liga Arab, dan dengan Presiden Mesir. Namun karena situasi yang tidak memungkinkan, diakui Najib akan sangat sulit untuk berkunjung ke kantor resmi mereka.
"Kemungkinan mereka mengirimkan delegasi. Baik mewakili Liga Arab maupun Parlemen Mesir untuk menemui kita. Pertemuan ini penting terkait bagaimana menjaga gencatan senjata ini agar bagaimana bisa berlangsung lama," tambah Najib.
Najib juga berharap Indonesia bisa memberikan dukungan moril bagi bangsa Palestina yang baru saja mengalami agresi.
Tak hanya DPR, berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) juga mendampingi para anggota dewan tersebut dengan membawa bantuan sumbangan masyarakat Indonesia berupa uang, obat-obatan, maupun makanan.
"Nah selesai dari situ kita akan ke Yordan dan terakhir ke Palestina. Kita akan diterima oleh pejabat resmi. Kita sudah dapat komitmen jika Mahmoud Abbas ada di tempat, maka kita akan diterima oleh Presiden langsung, tapi jika tidak kita akan diterima kira-kira oleh seorang pejabat penting Palestina," pungkasnya.
"Jadi kita kali ini akan mengunjungi tiga negara, Mesir, Yordania, dan Palestina. Nah kita dari sini langsung ke Kairo," ujar Anggota Komisi I dari Fraksi PAN M Najib, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2012).
Menurut Najib, Komisi I juga akan mengadakan pertemuan dengan parlemen Mesir, Liga Arab, dan dengan Presiden Mesir. Namun karena situasi yang tidak memungkinkan, diakui Najib akan sangat sulit untuk berkunjung ke kantor resmi mereka.
"Kemungkinan mereka mengirimkan delegasi. Baik mewakili Liga Arab maupun Parlemen Mesir untuk menemui kita. Pertemuan ini penting terkait bagaimana menjaga gencatan senjata ini agar bagaimana bisa berlangsung lama," tambah Najib.
Najib juga berharap Indonesia bisa memberikan dukungan moril bagi bangsa Palestina yang baru saja mengalami agresi.
Tak hanya DPR, berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas) juga mendampingi para anggota dewan tersebut dengan membawa bantuan sumbangan masyarakat Indonesia berupa uang, obat-obatan, maupun makanan.
"Nah selesai dari situ kita akan ke Yordan dan terakhir ke Palestina. Kita akan diterima oleh pejabat resmi. Kita sudah dapat komitmen jika Mahmoud Abbas ada di tempat, maka kita akan diterima oleh Presiden langsung, tapi jika tidak kita akan diterima kira-kira oleh seorang pejabat penting Palestina," pungkasnya.
(rsa)