Mabes Polri turunkan 2 Batalyon Brimob di Kubar
Senin, 26 November 2012 - 11:13 WIB
Mabes Polri turunkan 2 Batalyon Brimob di Kubar
A
A
A
Sindonews.com - Pascabentrok dua warga situasi dan kondisi Kutai Barat (Kubar) Kalimantan Timur (Kaltim) berangsur kondusif. Namun demikian, pihak kepolisian tetap menurunkan dua Batalyon Satuan Brimob untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan.
"Sudah ada dua batalyon dari Brimob untuk menjaga kemananan di Kutai Barat. Saya kira saat ini situasi dan kondisinya di sana mulai berangsur-angsur membaik," ungkap Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo kepada wartawan di Lapangan Baharkam, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2012).
Dari kejadian itu, polisi telah menetapkan dua tersangka yang diduga sebagai provokator, namun masih dikembangkan sejauh mana keterlibatannya dan apakah masih ada tersangka lainnya. "Saya kira sudah ada 2 yang dijadikan tersangka, tentu nanti menunggu perkembangan," katanya.
Atas kejadian ini, Kapolri mengimbau agar masyarakat Kubar tetap tetang dan tidak mudah terpancing provokasi. "Saya mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpengaruh, pasukan sudah bertambah di sana," katanya lagi.
Selain pengamanan yang ditingkatkan, telah ada perundingan di kedua belah pihak yang dimediasikan oleh Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kaltim.
"Semua kita lakukan bersama Pemda, baik pada gubernur maupun kabupaten," tutupnya.
Seperti diketahui terjadi kerusuhan dua kelompok warga di Kubar. Bentrok dua warga berawal dari aksi pengeroyokan warga ke sebuah agen pengisian minyak dan solar di Melak, Kubar pada Jumat 23 November 2012. Kerusuhan itu diwarnai aksi pembakaran rumah dan toko milik warga.
"Sudah ada dua batalyon dari Brimob untuk menjaga kemananan di Kutai Barat. Saya kira saat ini situasi dan kondisinya di sana mulai berangsur-angsur membaik," ungkap Kapolri Jendral Pol Timur Pradopo kepada wartawan di Lapangan Baharkam, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2012).
Dari kejadian itu, polisi telah menetapkan dua tersangka yang diduga sebagai provokator, namun masih dikembangkan sejauh mana keterlibatannya dan apakah masih ada tersangka lainnya. "Saya kira sudah ada 2 yang dijadikan tersangka, tentu nanti menunggu perkembangan," katanya.
Atas kejadian ini, Kapolri mengimbau agar masyarakat Kubar tetap tetang dan tidak mudah terpancing provokasi. "Saya mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpengaruh, pasukan sudah bertambah di sana," katanya lagi.
Selain pengamanan yang ditingkatkan, telah ada perundingan di kedua belah pihak yang dimediasikan oleh Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kaltim.
"Semua kita lakukan bersama Pemda, baik pada gubernur maupun kabupaten," tutupnya.
Seperti diketahui terjadi kerusuhan dua kelompok warga di Kubar. Bentrok dua warga berawal dari aksi pengeroyokan warga ke sebuah agen pengisian minyak dan solar di Melak, Kubar pada Jumat 23 November 2012. Kerusuhan itu diwarnai aksi pembakaran rumah dan toko milik warga.
(lns)