Achsanul bantah ada pertemuan di luar rapat
Kamis, 22 November 2012 - 14:03 WIB
Achsanul bantah ada pertemuan di luar rapat
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi XI Achsanul Qosasi membantah adanya pertemuan di luar rapat dengan Direksi PT Merpati Nusantara Airlines (MNA).
"Tidak ada, pertemuan itu hanya terjadi di dalam rapat. Tidak pernah saya melakukan pertemuan di luar rapat komisi," ujarnya sebelum menghadiri pertemuannya dengan Badan Kehormatan (BK) DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/11/2012)
Politikus Partai Demokrat itu datang dengan percaya diri. Menurutnya, tidak ada keterangan berbeda yang perlu disampaikan dari dirinya.
"Pasti tidak berbeda dengan keterangan yang sudah Saya sampaikan. Jadi saya menyampaikan apa adanya. Apa yang terjadi dirapat itu. Ya sudah itu saja. Makanya Saya juga datang dengan percaya diri," katanya.
Saat dikonfirmasi terkait adanya permintaan persenan Penyertaan Modal Asing (PMA), dia enggan menanggapinya. Namun, dia berdalih tetap kritis dengan kebijakan pemerintah dalam hal itu.
"Jelas enggak. Sebagai partai pemerintah, karena memang berkepentingan untuk jalannya BUMN (Badan Usaha Milik Negara) ini ya sudah pasti Saya yang paling kritis terhadap hal itu. Agar ini bisa dilakukan dengan baik," ujarnya.
Ia mengatakan, belum berencana untuk menuntut balik apabila dirinya tidak terbukti bersalah. Lebih lanjut Achsanul berharap, nama baiknya bisa dikembalikan dihadapan publik.
"Kita lihat saja. Ini kan hanya isu yang dilegalkan. Jadi jangan sampai nama saya yang sudah tercoreng ini juga akan melekat di mata masyarakat," pintanya.
"Tidak ada, pertemuan itu hanya terjadi di dalam rapat. Tidak pernah saya melakukan pertemuan di luar rapat komisi," ujarnya sebelum menghadiri pertemuannya dengan Badan Kehormatan (BK) DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/11/2012)
Politikus Partai Demokrat itu datang dengan percaya diri. Menurutnya, tidak ada keterangan berbeda yang perlu disampaikan dari dirinya.
"Pasti tidak berbeda dengan keterangan yang sudah Saya sampaikan. Jadi saya menyampaikan apa adanya. Apa yang terjadi dirapat itu. Ya sudah itu saja. Makanya Saya juga datang dengan percaya diri," katanya.
Saat dikonfirmasi terkait adanya permintaan persenan Penyertaan Modal Asing (PMA), dia enggan menanggapinya. Namun, dia berdalih tetap kritis dengan kebijakan pemerintah dalam hal itu.
"Jelas enggak. Sebagai partai pemerintah, karena memang berkepentingan untuk jalannya BUMN (Badan Usaha Milik Negara) ini ya sudah pasti Saya yang paling kritis terhadap hal itu. Agar ini bisa dilakukan dengan baik," ujarnya.
Ia mengatakan, belum berencana untuk menuntut balik apabila dirinya tidak terbukti bersalah. Lebih lanjut Achsanul berharap, nama baiknya bisa dikembalikan dihadapan publik.
"Kita lihat saja. Ini kan hanya isu yang dilegalkan. Jadi jangan sampai nama saya yang sudah tercoreng ini juga akan melekat di mata masyarakat," pintanya.
(mhd)