Politikus PDIP enggan beberkan pemerasan BUMN
Kamis, 22 November 2012 - 13:32 WIB
Politikus PDIP enggan beberkan pemerasan BUMN
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi XI DPR Sumaryoto enggan mengungkapkan pertemuannya dengan Badan Kehormatan (BK), terkait dugaan kasus pemerasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini tidak banyak bicara ketika ditanyakan para pencari berita soal keterlibatan dirinya dalam kasus tersebut.
"Semua sudah saya serahkan ke BK," kata Sumaryoto, usai pertemuan dengan dengan BK, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2012).
Sumaryoto hanya menegaskan, dia membantah adanya pertemuan diluar rapat dengan direksi BUMN terkait.
"Tidak ada pertemuan diluar rapat," tandasnya.
Sumaryoto datang sekira pukul 10.00 WIB. Setelah melakukan pemeriksaan selama kurang lebih dua setengah jam, Sumaryoto melenggang meninggalkan BK dan berusaha menghindari kejaran wartawan.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, BK DPR, hari ini memanggil tiga anggota dewan dari Komisi XI, terkait kasus pemerasan perusahaan BUMN.
Tiga orang tersebut diantaranya Wakil Ketua Komisi XI Zulkiflimansyah, dan kedua anggotanya yang berasal dari Fraksi Partai Demokrat Achsanul Qosasi, serta dari Fraksi PDIP Sumaryoto.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini tidak banyak bicara ketika ditanyakan para pencari berita soal keterlibatan dirinya dalam kasus tersebut.
"Semua sudah saya serahkan ke BK," kata Sumaryoto, usai pertemuan dengan dengan BK, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (22/11/2012).
Sumaryoto hanya menegaskan, dia membantah adanya pertemuan diluar rapat dengan direksi BUMN terkait.
"Tidak ada pertemuan diluar rapat," tandasnya.
Sumaryoto datang sekira pukul 10.00 WIB. Setelah melakukan pemeriksaan selama kurang lebih dua setengah jam, Sumaryoto melenggang meninggalkan BK dan berusaha menghindari kejaran wartawan.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, BK DPR, hari ini memanggil tiga anggota dewan dari Komisi XI, terkait kasus pemerasan perusahaan BUMN.
Tiga orang tersebut diantaranya Wakil Ketua Komisi XI Zulkiflimansyah, dan kedua anggotanya yang berasal dari Fraksi Partai Demokrat Achsanul Qosasi, serta dari Fraksi PDIP Sumaryoto.
(maf)