Dituding pemeras, politikus PAN maafkan Dahlan
Rabu, 21 November 2012 - 17:18 WIB
Dituding pemeras, politikus PAN maafkan Dahlan
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) M Ikhlas El Qudsi (Micel) mengakui, sudah memaafkan Menteri BUMN Dahlan Iskan secara pribadi.
Diketahui, nama Micel tercantum dalam laporan Dahlan Iskan terkait dugaan pemerasan oknum DPR terhadap perusahaan BUMN. Belakangan, Dahlan kemudian mengklarifikasi nama Micel dan menganggap anggota DPR tersebut bersih.
"Sebenarnya saya belum tahu infonya (Dahlan minta maaf), nanti akan saya cek. Tapi secara pribadi saya sudah memaafkan Pak Dahlan sebelum beliau minta maaf," kata Micel ketika dihubungi wartawan lewat pesan singkatnya, Rabu (22/11/2012).
Akan tetapi, Micel tetap meminta mantan Direktur Utama PLN itu untuk mengklarifikasikan kekeliruannya tersebut kepada publik.
"Sebagai anggota DPR yang mewakili konstituen saya, saya meminta Pak Dahlan mengklarifikasi dan meminta maaf kekeliruan tersebut di media. Hal itu agar dilihat dan diketahui oleh masyarakat banyak, bahwa saya tidak sebagaimana yang ditulis media," ucap Micel.
Micel berharap, kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi Dahlan, agar berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu.
"Harusnya ini jadi pelajaran buat Pak Dahlan dan para pejabat publik yang lainnya, untuk hati-hati dan akurat dalam menyampaikan sesuatu info. Harus ada ricek akan kebenaran beritanya," tuturnya.
Seperti diketahui, tidak hanya Micel yang namanya diklarifikasi Dahlan. Anggota Fraksi Partai Demokrat Andi Timo Pangerang, namanya sempat tercantum dalam daftar nama-nama oknum pemeras BUMN yang dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPR.
Diketahui, nama Micel tercantum dalam laporan Dahlan Iskan terkait dugaan pemerasan oknum DPR terhadap perusahaan BUMN. Belakangan, Dahlan kemudian mengklarifikasi nama Micel dan menganggap anggota DPR tersebut bersih.
"Sebenarnya saya belum tahu infonya (Dahlan minta maaf), nanti akan saya cek. Tapi secara pribadi saya sudah memaafkan Pak Dahlan sebelum beliau minta maaf," kata Micel ketika dihubungi wartawan lewat pesan singkatnya, Rabu (22/11/2012).
Akan tetapi, Micel tetap meminta mantan Direktur Utama PLN itu untuk mengklarifikasikan kekeliruannya tersebut kepada publik.
"Sebagai anggota DPR yang mewakili konstituen saya, saya meminta Pak Dahlan mengklarifikasi dan meminta maaf kekeliruan tersebut di media. Hal itu agar dilihat dan diketahui oleh masyarakat banyak, bahwa saya tidak sebagaimana yang ditulis media," ucap Micel.
Micel berharap, kejadian tersebut bisa menjadi pelajaran bagi Dahlan, agar berhati-hati dalam menyampaikan sesuatu.
"Harusnya ini jadi pelajaran buat Pak Dahlan dan para pejabat publik yang lainnya, untuk hati-hati dan akurat dalam menyampaikan sesuatu info. Harus ada ricek akan kebenaran beritanya," tuturnya.
Seperti diketahui, tidak hanya Micel yang namanya diklarifikasi Dahlan. Anggota Fraksi Partai Demokrat Andi Timo Pangerang, namanya sempat tercantum dalam daftar nama-nama oknum pemeras BUMN yang dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) DPR.
(maf)