Broker proyek Kemenpora masih diperiksa KPK
Rabu, 21 November 2012 - 16:34 WIB
Broker proyek Kemenpora masih diperiksa KPK
A
A
A
Sindonews.com - Hingga saat ini, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa salah satu pengusaha yang terlibat dalam kasus korupsi Hambalang, yakni Paul Nelwan.
Paul diketahui kerap mendapatkan proyek di Kemenpora. Dia diperiksa sebagai saksi untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hambalang, Dedy Kusdinar.
"Bener, ada jadwal pemeriksaan, Paul Nelwan sebagai saksi untuk DK," kata Juru bicara KPK Johan Budi saat dihubungi wartawan, Rabu (21/11/2012).
Nama Paul Nelwan sendiri diketahui kerap disebut-sebut dalam sejumlah kasus tersebut. Paul pernah beberapa kali diperiksa dalam kasus Hambalang. Dia diduga sebagai penghubung Mindo Rosalina Manulang dan M El Idris dengan Wafid Muharram.
Diketahui, Mindo Rosalina merupakan Direktur Marketing PT Anak Negeri. Sedangkan M El Idris adalah Manajer Marketing PT Duta Graha Indah. Sementara Wafid Muharram merupakan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora).
Selain itu, peran Paul Nelwan disebut-sebut juga oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini menjadi tersangka kasus wisma atlet M Nazaruddin.
Paul dituding Nazar telah menyerahkan uang sebesar Rp9 miliar kepada dua anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR, yakni I Wayan Koster dan Angelina Sondakh. Rumah Paul Nelwan sempat digeledah KPK.
Paul diketahui kerap mendapatkan proyek di Kemenpora. Dia diperiksa sebagai saksi untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hambalang, Dedy Kusdinar.
"Bener, ada jadwal pemeriksaan, Paul Nelwan sebagai saksi untuk DK," kata Juru bicara KPK Johan Budi saat dihubungi wartawan, Rabu (21/11/2012).
Nama Paul Nelwan sendiri diketahui kerap disebut-sebut dalam sejumlah kasus tersebut. Paul pernah beberapa kali diperiksa dalam kasus Hambalang. Dia diduga sebagai penghubung Mindo Rosalina Manulang dan M El Idris dengan Wafid Muharram.
Diketahui, Mindo Rosalina merupakan Direktur Marketing PT Anak Negeri. Sedangkan M El Idris adalah Manajer Marketing PT Duta Graha Indah. Sementara Wafid Muharram merupakan Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora).
Selain itu, peran Paul Nelwan disebut-sebut juga oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini menjadi tersangka kasus wisma atlet M Nazaruddin.
Paul dituding Nazar telah menyerahkan uang sebesar Rp9 miliar kepada dua anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR, yakni I Wayan Koster dan Angelina Sondakh. Rumah Paul Nelwan sempat digeledah KPK.
(maf)