Dirut Merpati pelit ngomong
Selasa, 20 November 2012 - 11:36 WIB
Dirut Merpati pelit ngomong
A
A
A
Sindonews.com - Badan Kehormatan (BK) DPR memanggil tiga Direktur Utama (Dirut) perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Ketiga Dirut tersebut adalah Dirut PT Garam Yulian Lintang, Dirut PT PAL Firmansyah Arifin, dan Dirut PT Merpati Rudy Setyopurnomo.
Dirut PT Merpati Rudy Setyopurnomo bungkam dan tidak mau menjelaskan perihal kedatangannya ke DPR kepada para pemburu berita.
"Nanti saja, nanti kalau ditanya BK saya jawab. Tidak ada dokumen, persiapan saya hanya doa, tahajud, dan zikir, sudah itu saja," kata Rudy Setyopurnomo, di Gedung DPR, Senayan, Selasa (20/11/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan, tidak mengetahui tentang siapa saja nama yang telah direvisi oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dirinya mengaku hanya melaporkan laporan yang dialaminya kepada pemegang saham, bukan langsung ke Dahlan.
"Saya laporan ke pemegang saham, soal ceritakan laporan kejadian saja supaya performance Merpati lebih baik. Sekarang kita penuhi panggilan BK, karena pemegang saham berharap Merpati bisa lebih baik," tandasnya.
Seperti diketahui, ketiga Dirut tersebut dipanggil BK terkait laporan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengenai "pemerasan" terhadap jajaran direksi BUMN.
Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
Ketiga Dirut tersebut adalah Dirut PT Garam Yulian Lintang, Dirut PT PAL Firmansyah Arifin, dan Dirut PT Merpati Rudy Setyopurnomo.
Dirut PT Merpati Rudy Setyopurnomo bungkam dan tidak mau menjelaskan perihal kedatangannya ke DPR kepada para pemburu berita.
"Nanti saja, nanti kalau ditanya BK saya jawab. Tidak ada dokumen, persiapan saya hanya doa, tahajud, dan zikir, sudah itu saja," kata Rudy Setyopurnomo, di Gedung DPR, Senayan, Selasa (20/11/2012).
Lebih lanjut dia mengatakan, tidak mengetahui tentang siapa saja nama yang telah direvisi oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dirinya mengaku hanya melaporkan laporan yang dialaminya kepada pemegang saham, bukan langsung ke Dahlan.
"Saya laporan ke pemegang saham, soal ceritakan laporan kejadian saja supaya performance Merpati lebih baik. Sekarang kita penuhi panggilan BK, karena pemegang saham berharap Merpati bisa lebih baik," tandasnya.
Seperti diketahui, ketiga Dirut tersebut dipanggil BK terkait laporan Menteri BUMN Dahlan Iskan mengenai "pemerasan" terhadap jajaran direksi BUMN.
Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
(maf)