Paguyuban Budiasi sebar 1 juta bibit pohon
Jum'at, 16 November 2012 - 03:01 WIB
Paguyuban Budiasi sebar 1 juta bibit pohon
A
A
A
Sindonews.com - Paguyuban Budiasi, lembaga independen yang didirikan pada 2010 oleh Mayor Jenderal (Mayjen) Doni Monardo, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) secara resmi mendistribusikan 1 juta bibit pohon, ke sejumlah provinsi di Indonesia.
Peluncuran distribusi satu juta bibit pohon hasil kerjasama dengan sejumlah instansi swasta maupun negeri itu dilakukan di lokasi lahan kebun pembibitan di Sentul, Bogor.
"Launching 1 juta tanaman keras, terdiri dari 70 persen tanaman keras, 30 persen tanaman buah, akan diberikan secara gratis kepada masyarakat dan pemerintah daerah, guna mendukung program pemerintah penanaman satu miliar pohon," kata Doni dalam sambutannya, Kamis (15/11/2012).
Dalam kesempatan tersebut hadir juga Direktur Utama Bank BNI Gatot M Suwondo, Direktorat Jenderal Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Hilman Nugroho, Komandan Lanud Halim Perdana Kusuma Marsma TNI A. Adang Supriyadi, sejumlah komandan resor militer, tokoh masyarakat dan perwakilan perusahaan mitra kerjasama.
Menurutnya, pembibitan ini dilakukan sejak 2010 hasil kerjasama Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menggunakan lahan 12 hektar milik Ketut Masagung, dalam kurun waktu 5 tahun.
"Rencananya lokasi ini akan memproduksi 5 juta tanaman kemudian didistribusikan ke sejumlah daerah secara gratis," katanya.
Pendistribusian tahap pertama ini diberikan kepada DKI Jakarta sebanyak 100 ribu bibit pohon, Kalimantan Timur (100 ribu bibit pohon), Kalimantan Selatan (100 ribu bibit pohon), Kalimatan Tengah 100 ribu bibit pohon dan Banten 200 ribu bibit pohon.
"Jumlah sisanya dibagikan ke sejumlah kelompok binaan paguyuban budiasi yang terdapat di wilayah kota/kabupaten Bogor, serta sejumlah wilayah yang memiliki lahan kritis di Cianjur, Sukabumi, dan seputar Gunung Halimun, Salak dan dibantaran sungai Ciliwung dan Cisadane," katanya.
Peluncuran distribusi satu juta bibit pohon hasil kerjasama dengan sejumlah instansi swasta maupun negeri itu dilakukan di lokasi lahan kebun pembibitan di Sentul, Bogor.
"Launching 1 juta tanaman keras, terdiri dari 70 persen tanaman keras, 30 persen tanaman buah, akan diberikan secara gratis kepada masyarakat dan pemerintah daerah, guna mendukung program pemerintah penanaman satu miliar pohon," kata Doni dalam sambutannya, Kamis (15/11/2012).
Dalam kesempatan tersebut hadir juga Direktur Utama Bank BNI Gatot M Suwondo, Direktorat Jenderal Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Hilman Nugroho, Komandan Lanud Halim Perdana Kusuma Marsma TNI A. Adang Supriyadi, sejumlah komandan resor militer, tokoh masyarakat dan perwakilan perusahaan mitra kerjasama.
Menurutnya, pembibitan ini dilakukan sejak 2010 hasil kerjasama Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menggunakan lahan 12 hektar milik Ketut Masagung, dalam kurun waktu 5 tahun.
"Rencananya lokasi ini akan memproduksi 5 juta tanaman kemudian didistribusikan ke sejumlah daerah secara gratis," katanya.
Pendistribusian tahap pertama ini diberikan kepada DKI Jakarta sebanyak 100 ribu bibit pohon, Kalimantan Timur (100 ribu bibit pohon), Kalimantan Selatan (100 ribu bibit pohon), Kalimatan Tengah 100 ribu bibit pohon dan Banten 200 ribu bibit pohon.
"Jumlah sisanya dibagikan ke sejumlah kelompok binaan paguyuban budiasi yang terdapat di wilayah kota/kabupaten Bogor, serta sejumlah wilayah yang memiliki lahan kritis di Cianjur, Sukabumi, dan seputar Gunung Halimun, Salak dan dibantaran sungai Ciliwung dan Cisadane," katanya.
(lns)