Satu korban bom ikan, kondisinya membaik
Rabu, 14 November 2012 - 18:09 WIB
Satu korban bom ikan, kondisinya membaik
A
A
A
Sindonews.com - Gunawan, satu korban kritis akibat terkena ledakan bom ikan, di Dusun Lima Umbul Metro, Kampung Margasari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur, kini kondisinya mulai membaik.
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, Gunawan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Muhamadiyah, Metro, Lampung Timur.
"Siang ini yang bersangkutan sudah bisa berkomunikasi, walapun masih terbatas. Semoga (kondisinya) cepat membaik, sehingga bisa memperoleh keterangan lebih lengkap dari yang bersangkutan," kata Kombes Pol Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2012).
Agus Rianto mengungkapkan, dalam kejadian ini terdapat tiga korban, dua diantaranya meninggal dunia. Mereka adalah Mahfud (35) warga Desa Margasari dan Jamal (30) warga desa Sukorahayu, keduanya berprofesi sebagai nelayan.
"Dari 2 korban meninggal adalah Mahfud dan jamal mereka nelayan sementara yang masih dirawat Gunawan," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dari hasil olah TKP, polisi menemukan beberapa botol kecil serbuk black powder yang biasa digunakan nelayan untuk membuat bom ikan.
Hingga kini polisi masih terus mengembangkan kasus ini dengan penemuan barang bukti di TKP dan meminta keterangan saksi serta satu korban atas nama Gunawan yang kini sudah mulai bisa diajak komunikasi.
Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Agus Rianto mengatakan, Gunawan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Muhamadiyah, Metro, Lampung Timur.
"Siang ini yang bersangkutan sudah bisa berkomunikasi, walapun masih terbatas. Semoga (kondisinya) cepat membaik, sehingga bisa memperoleh keterangan lebih lengkap dari yang bersangkutan," kata Kombes Pol Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/11/2012).
Agus Rianto mengungkapkan, dalam kejadian ini terdapat tiga korban, dua diantaranya meninggal dunia. Mereka adalah Mahfud (35) warga Desa Margasari dan Jamal (30) warga desa Sukorahayu, keduanya berprofesi sebagai nelayan.
"Dari 2 korban meninggal adalah Mahfud dan jamal mereka nelayan sementara yang masih dirawat Gunawan," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dari hasil olah TKP, polisi menemukan beberapa botol kecil serbuk black powder yang biasa digunakan nelayan untuk membuat bom ikan.
Hingga kini polisi masih terus mengembangkan kasus ini dengan penemuan barang bukti di TKP dan meminta keterangan saksi serta satu korban atas nama Gunawan yang kini sudah mulai bisa diajak komunikasi.
(maf)