HNW pertanyakan keseriusan Dipo
Rabu, 14 November 2012 - 05:53 WIB
HNW pertanyakan keseriusan Dipo
A
A
A
Sindonews.com - Pernyataan Sekretaris Kabinet Indonesia Bersatu II Dipo Alam yang menyebut adanya ketua fraksi di DPR yang terlibat dalam korupsi APBN terus menuai kritikan. Dipo diminta tak hanya melontarkan pernyataan tapi juga harus bisa membuktikan.
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKB) Hidayat Nur Wahid mengatakan, apabila pernyataan Dipo itu benar, dan bertujuan untuk memberantas praktik korupsi, maka dia harus berani menyebutkan nama dan membawa masalah itu ke penegak hukum.
"Saya sarankan agar Pak Dipo segera menyebut nama ketua fraksi di DPR yang diduga terlibat itu. Namanya siapa, kalau tidak berani, ya masyarakat silakan rakyat menilai (sendiri) keseriusannya (Dipo)," ujar Hidayat kepada Sindonews, di Jakarta, Rabu (14/11/2012).
Jangan sampai, pernyataan Dipo Alam itu akhirnya hanya dianggap sebagai politik pencitraan dan sebagai pengalihan sebuah isu.
"Apakah dari usahanya itu, beliau bisa membuktikan, atau hanya pencitraan, nah di sinilah kita semua bisa menilai kualitas dari seseorang," ujarnya.
Mantan Presiden PKS ini mengaku setuju jika praktik korupsi segera dibongkar, namun jika pernyataan Dipo tak bisa dibuktikan maka sangat disayangkan dan bisa menjadi fitnah.
Sebelumnya diketahui, Sekretaris Kabinet (Seskab), Dipo Alam mengatakan adanya praktik kongkalingkong dan permainan anggaran di kementerian. Tidak hanya itu, Dipo juga menyebutkan adanya Ketua Fraksi di DPR yang terlibat dalam korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKB) Hidayat Nur Wahid mengatakan, apabila pernyataan Dipo itu benar, dan bertujuan untuk memberantas praktik korupsi, maka dia harus berani menyebutkan nama dan membawa masalah itu ke penegak hukum.
"Saya sarankan agar Pak Dipo segera menyebut nama ketua fraksi di DPR yang diduga terlibat itu. Namanya siapa, kalau tidak berani, ya masyarakat silakan rakyat menilai (sendiri) keseriusannya (Dipo)," ujar Hidayat kepada Sindonews, di Jakarta, Rabu (14/11/2012).
Jangan sampai, pernyataan Dipo Alam itu akhirnya hanya dianggap sebagai politik pencitraan dan sebagai pengalihan sebuah isu.
"Apakah dari usahanya itu, beliau bisa membuktikan, atau hanya pencitraan, nah di sinilah kita semua bisa menilai kualitas dari seseorang," ujarnya.
Mantan Presiden PKS ini mengaku setuju jika praktik korupsi segera dibongkar, namun jika pernyataan Dipo tak bisa dibuktikan maka sangat disayangkan dan bisa menjadi fitnah.
Sebelumnya diketahui, Sekretaris Kabinet (Seskab), Dipo Alam mengatakan adanya praktik kongkalingkong dan permainan anggaran di kementerian. Tidak hanya itu, Dipo juga menyebutkan adanya Ketua Fraksi di DPR yang terlibat dalam korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
(lns)