Kasus CIS-RISI, Sofyan tolak penunjukan langsung
Senin, 12 November 2012 - 14:34 WIB
Kasus CIS-RISI, Sofyan tolak penunjukan langsung
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil mengaku sudah membeberkan kebobrokan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Saat tindak pidana korupsi pengadaan CIS RISI di PT PLN Disjaya dan Tangerang terjadi, dirinya masih berada di Dewan Komisaris PLN.
Saat itu, Sofyan mengaku menolak keras jika proyek dilakukan dengan cara penunjukan langsung. Tapi penolakan Sofyan tidak digubris, sehingga penunjukan langsung tanpa melalui tender tetap dilakukan.
“Saya diundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membantu proses penyidikan kasus CIS RISI lanjutan. Kan sudah ada beberapa orang yang dihukum. Penunjukan langsung tetap dilakukan 2002-2004, akhirnya bermasalah. Jadi tadi saya ditanya kenapa tidak setuju dan macam-macam," papar Sofyan usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Saat itu, lanjut Sofyan pihaknya sudah meminta proyek tersebut dilaksanakan melalui tender (lelang). Tapi usulannya itu juga diabaikan. Praktik penunjukan langsung dilakukan terus berulang-ulang dan berlangsung lama.
Saat itu, Sofyan mengaku menolak keras jika proyek dilakukan dengan cara penunjukan langsung. Tapi penolakan Sofyan tidak digubris, sehingga penunjukan langsung tanpa melalui tender tetap dilakukan.
“Saya diundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membantu proses penyidikan kasus CIS RISI lanjutan. Kan sudah ada beberapa orang yang dihukum. Penunjukan langsung tetap dilakukan 2002-2004, akhirnya bermasalah. Jadi tadi saya ditanya kenapa tidak setuju dan macam-macam," papar Sofyan usai menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Saat itu, lanjut Sofyan pihaknya sudah meminta proyek tersebut dilaksanakan melalui tender (lelang). Tapi usulannya itu juga diabaikan. Praktik penunjukan langsung dilakukan terus berulang-ulang dan berlangsung lama.
(lns)