Dahlan ungkap inisial, belum bisa diproses hukum
Rabu, 07 November 2012 - 11:45 WIB
Dahlan ungkap inisial, belum bisa diproses hukum
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Aziz memuji tindakan yang dilakukan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan terkait pengajuan nama oknum DPR pemeras perusahaan pelat merah.
Namun jika belum dipastikan siapa pelakukanya, aduan tersebut dinilai tidak akan bisa di proses hukum.
"Sebelum dia sebut nama itu, berhadapan dengan DPR. Jadi ketika dia sebut inisial, dia masih berhadapan dengan saya juga," ujar Harry, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Menurutnya, jika 10 nama yang dimaksud diucapkan dengan nama lengkap, baru hal itu menjadi ranah penegak hukum untuk menyelesaikannya. "Sebab itu bukan lagi urusan DPR, itu individu," tegasnya.
Maka itu, selain menunggu mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) tersebut berani mengungkapkan, dua pihak dengan inisial yang sudah ditudingkan menjadi sangat ditunggu reaksinya.
"Sekarang tergantung dari dua nama yang baru disebut itu, apa bereaksi?" pungkasnya.
Sebelumnya, Dahlan Iskan pernah berujar telah mengantongi 10 nama anggota DPR pemeras BUMN. Namun, Senin 5 November 2012 kemarin, menteri yang dikenal nyentrik itu hanya memberikan dua nama pada BK DPR.
Kini, dia berjanji akan menggenapi nama-nama pemeras BUMN yang diberitahukannya kepada BK DPR menjadi 10 nama secara tertulis.
Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
Namun jika belum dipastikan siapa pelakukanya, aduan tersebut dinilai tidak akan bisa di proses hukum.
"Sebelum dia sebut nama itu, berhadapan dengan DPR. Jadi ketika dia sebut inisial, dia masih berhadapan dengan saya juga," ujar Harry, di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (7/11/2012).
Menurutnya, jika 10 nama yang dimaksud diucapkan dengan nama lengkap, baru hal itu menjadi ranah penegak hukum untuk menyelesaikannya. "Sebab itu bukan lagi urusan DPR, itu individu," tegasnya.
Maka itu, selain menunggu mantan Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN) tersebut berani mengungkapkan, dua pihak dengan inisial yang sudah ditudingkan menjadi sangat ditunggu reaksinya.
"Sekarang tergantung dari dua nama yang baru disebut itu, apa bereaksi?" pungkasnya.
Sebelumnya, Dahlan Iskan pernah berujar telah mengantongi 10 nama anggota DPR pemeras BUMN. Namun, Senin 5 November 2012 kemarin, menteri yang dikenal nyentrik itu hanya memberikan dua nama pada BK DPR.
Kini, dia berjanji akan menggenapi nama-nama pemeras BUMN yang diberitahukannya kepada BK DPR menjadi 10 nama secara tertulis.
Baca berita terkait seputar pemeras BUMN disini
(rsa)