Pulang dari Inggris, SBY shocked

Rabu, 07 November 2012 - 07:39 WIB
Pulang dari Inggris,...
Pulang dari Inggris, SBY shocked
A A A
Sindonews.com - Aktivis Komite Bangkit Indonesia dan Gerakan Indonesia Bersih Adhie M Massardi mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kaget dengan reaksi masyarakat dalam negeri yang melihat gelar kesatria pemberian Ratu Inggris Ratu Elizabeth II justru sebagai penghianatan.

"Dia shocked melihat reaksi publik yang sangat negatif atas gelar yang diterimanya dari Ratu Inggris. Makanya, untuk menghindarkan dari gunjingan lebih lanjut akibat gelar 'tukar guling' itu, dia langsung bermanuver di pentas nasional," ujar Adhie saat berbincang dengan Sindonews, di Jakarta, Rabu (7/11/2012).

Ditambahkan dia, manuver yang dimaksud adalah pemberian perhatian kepada warga, korban bentrok antarkelompok di Lampung dan pemberian gelar pahlawan nasional kepada proklamator Ir Soekarno dan Hatta.

Namun begitu, Adhie melihat upaya yang dilakukan Presiden untuk menekan reaksi miring terhadap pemerintahannya tak akan berhasil. Sebab, masih ada skandal lain yang telah menunggu, dan akan kembali membuka kecencian masyarakat terhadap pemerintahannya yang korup.

"Upaya 'melarikan diri dari kenyataan' (akan kebencian rakyat) ini, tak banyak manfaatnya. Sebab skandal Meirika Franola, bandar narkoba yang menggunakan 'grasi Presiden' untuk tetap menjalankan bisnis narkoba dari penjara, sudah menanti," terangnya.

Terkait grasi terpidana narkoba itu, Presiden melalui Menko Polhukam Djoko Suyanto mengatakan, akan mencabut grasi kurir narkoba jaringan internasional di Indonesia Merika Franola, karena yang bersangkutan ternyata mengulangi tindak kejahatannya. Ola mendapat ampunan dari Presiden atas hukuman mati yang diterimanya.

"Ternyata yang bersangkutan mengulangi tindak kejahatan yang sama. Ini sangat tidak layak untuk diberikan grasi," ungkap Djoko dalam keterangan persnya, di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa 6 Nopember 2012.
(san)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Geledah Rumah di Sentul...
Geledah Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Sita Emas dan Uang Hampir Setengah Triliun
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved