Tangkal konflik dengan semangat persatuan
Jum'at, 02 November 2012 - 15:56 WIB
Tangkal konflik dengan semangat persatuan
A
A
A
Sindonews.com - Konflik antarwarga di bumi Indonesia kembali pecah. Sebabnya kadang sepele, tapi akibatnya harta benda, dan nyawa melayang. Bentrok antar warga di Lampung, dan pemeluk agama Syiah di Parepare, Maluku Utara, merupakan contohnya.
Kepala Biro Penerangan Umum Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sebagai bangsa yang majemuk, Indonesia merupakan negara yang sangat rawan terpecah belah. Untuk itu, kuncinya cuma satu, mengedepankan persatuan dan kesatuan.
"Bangsa Indonesia harus menghormati kemajemukan, hal seperti itu bisa terjadi dimana saja. Yang penting semangat rasa persatuan dan kesatuan di antara bangsa Indonesia," ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Ditambahkan dia, aparat kepolisian di lokasi bentrok, akan selalu berupaya menciptakan kerukunan umat beragama, antar aliran-aliran yang ada, dan antar kelompok yang rawan terjadi gesekan.
"Sedang diupayakan, ya hal ini kan agar masyarakat tidak terprovokasi. Satu nusa, satu bangsa, Indonesia. Itulah hal yang terus menerus harus kita jaga," tukasnya.
Kepala Biro Penerangan Umum Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sebagai bangsa yang majemuk, Indonesia merupakan negara yang sangat rawan terpecah belah. Untuk itu, kuncinya cuma satu, mengedepankan persatuan dan kesatuan.
"Bangsa Indonesia harus menghormati kemajemukan, hal seperti itu bisa terjadi dimana saja. Yang penting semangat rasa persatuan dan kesatuan di antara bangsa Indonesia," ujar Boy di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Ditambahkan dia, aparat kepolisian di lokasi bentrok, akan selalu berupaya menciptakan kerukunan umat beragama, antar aliran-aliran yang ada, dan antar kelompok yang rawan terjadi gesekan.
"Sedang diupayakan, ya hal ini kan agar masyarakat tidak terprovokasi. Satu nusa, satu bangsa, Indonesia. Itulah hal yang terus menerus harus kita jaga," tukasnya.
(san)