Pemda rawan konflik diminta buat pemetaan

Rabu, 31 Oktober 2012 - 21:48 WIB
Pemda rawan konflik...
Pemda rawan konflik diminta buat pemetaan
A A A
Sindonews.com - Menteri Dalam negeri (Mendagri) Gumawan Fauzi mengimbau kepada pemerintah daerah (Pemda) rawan konflik untuk segera membuat pemetaan daerah konflik.

Hal itu ditempuh sebagai upaya meredam konflik dengan program-program yang akan dilakukan pemerintah nantinya.

"Saya sudah meminta kepada daerah dan semua kesbangpol di Indonesia untuk mengidentifikasi daerah yang rawan konflik dan daerah-daerah yang punya sejarah konflik untuk sesegera mungkin dipetakan", tegas Gemawan, saat konfrensi pers, di Kantor Mendagri, Jakarta, Rabu (31/10/2012).

Dia mengatakan, Wakil Presiden (Wapres) Boediono juga sudah meminta berbagai lembaga agar memberi masukan berupa kajian-kajian mengenai konflik yang sudah terjadi dengan melihat kondisinya saat ini.

Menurutnya Gemawan, idealnya pencampuran daerah antara imigran dengan penduduk asli perlu dilakukan di suatu daerah agar tidak terjadi lagi kesenjangan sosial.

"Ini akan menekan angka faktor timbulnya suatu konflik dan ini sedang kita kaji", tegasnya.

Dalam hal ini Kemendagri mengimbau ketanggapan aparat setempat seperti kepala desa, camat dan bupati dibantu tokoh masyarakat agar segera melakukan upaya pencegahan.
(rsa)
Berita Terkait
Potensi Konflik Sosial...
Potensi Konflik Sosial di Era Teknokultur
Pandemi Corona Picu...
Pandemi Corona Picu Konflik Sosial di Beberapa Negara
Forum Keserasian Sosial...
Forum Keserasian Sosial di Lutra Diharap Cegah Potensi Konflik
Tugu Keserasian Sosial...
Tugu Keserasian Sosial Sebagai Pengingat Cegah Konflik di Masyarakat
Negara Harus Cegah Penyebaran...
Negara Harus Cegah Penyebaran Paham yang Menimbulkan Konflik Sosial
Cegah Konflik Sosial,...
Cegah Konflik Sosial, TNI AD Gelar Dialog di Timika Papua
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved