Kecolongan, jabatan Jodie diralat
Rabu, 31 Oktober 2012 - 13:47 WIB
Kecolongan, jabatan Jodie diralat
A
A
A
Sindonews.com - Ralat mutasi jabatan yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo terhadap Kapolda Lampung Brigjen Pol Jodie Rooseto dinilai sebagai imbas dari ketidakmampuan Jodie untuk mengantisipasi konflik yang terjadi di bawah wilayah kepemimpinannya.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai, Jodie telah kecolongan terkait bentrokan antara dua kubu warga di Lampung Selatan, yang mengakibatkan belasan korban jiwa. Sehingga, Polri memutuskan untuk meralat mutasi jabatannya menjadi Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Kasetukpa) Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol).
"Ralat mutasi jabatan itu terjadi karena Jodie kecolongan, dan tidak mampu mengantisipasi konflik hingga menjadi bentrok yang berkepanjangan," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (31/10/2012).
Dia mengungkapkan, kejadian yang menimpa Jodie diketahui sebagai ralat mutasi yang pertama kali di Korps Bhayangkara. Apalagi, jabatan yang diralat itu menyangkut salah satu jabatan yang penting.
"Ralat mutasi adalah hal pertama kali terjadi di Polri. Apalagi menyangkut jabatan Kapolda," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, berdasarkan reff ralat Kep/645/X/2012 tertanggal 30 Oktober 2012, dan dikeluarkan Surat Telegram nomor ST/2161/X/2012 oleh Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, Kapolda Lampung Brigjen Pol Jodie Rooseto sedianya pagi tadi menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Jodie diketahui dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolda Lampung dan akan dilantik sebagai Kasetukpa Lemdikpol Polri. Namun, dia diketahui tidak hadir dalam acara sertijab tersebut.
Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai, Jodie telah kecolongan terkait bentrokan antara dua kubu warga di Lampung Selatan, yang mengakibatkan belasan korban jiwa. Sehingga, Polri memutuskan untuk meralat mutasi jabatannya menjadi Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Kasetukpa) Lembaga Pendidikan Kepolisian (Lemdikpol).
"Ralat mutasi jabatan itu terjadi karena Jodie kecolongan, dan tidak mampu mengantisipasi konflik hingga menjadi bentrok yang berkepanjangan," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Kamis (31/10/2012).
Dia mengungkapkan, kejadian yang menimpa Jodie diketahui sebagai ralat mutasi yang pertama kali di Korps Bhayangkara. Apalagi, jabatan yang diralat itu menyangkut salah satu jabatan yang penting.
"Ralat mutasi adalah hal pertama kali terjadi di Polri. Apalagi menyangkut jabatan Kapolda," tukasnya.
Sebelumnya diketahui, berdasarkan reff ralat Kep/645/X/2012 tertanggal 30 Oktober 2012, dan dikeluarkan Surat Telegram nomor ST/2161/X/2012 oleh Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo, Kapolda Lampung Brigjen Pol Jodie Rooseto sedianya pagi tadi menghadiri acara serah terima jabatan (sertijab) di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan.
Jodie diketahui dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolda Lampung dan akan dilantik sebagai Kasetukpa Lemdikpol Polri. Namun, dia diketahui tidak hadir dalam acara sertijab tersebut.
(lil)