Nanto klaim tidak terlibat teroris
Senin, 29 Oktober 2012 - 15:28 WIB
Nanto klaim tidak terlibat teroris
A
A
A
Sindonews.com - Terduga teroris Sunarto Sofyan alias Nanto yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror mengaku dirinya tidak terlibat aksi terorisme.
Hal itu disampaikan kakak kembarnya Sunardi Sofyan yang menyatakan Nanto sempat menitipkan pesan kepadanya sebelum ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror.
Diakui Sunardi, saudaranya itu sempat mengatakan dirinya mendapatkan informasi temannya Herman dan David sudah terlebih dulu diciduk oleh petugas.
"Dia sempat bilang, kalau dia dapat informasi temennya si David sama Herman diciduk. Dia cuma pesan katanya kalau saya ditangkap, bilang sama keluarga kalau saya tidak terlibat," kata Sunardi, di Jakarta, Senin (29/10/2012).
Sedangkan terkait hubungan adiknya dengan pelaku lainnya Baasir yang kenal lewat salah satu jejaring sosial, Sunardi mengakui dirinya tidak pernah membuka akun adiknya itu.
Namun, Sunardi hanya sekedar mengukur untuk mengingatkan agar Nanto jangan terlalu sering menggunakannya.
"Kalau buka Facebook dia (Nanto), saya tidak pernah. Tapi kalau mengingatkan, saya sering," jelas Sunardi.
Sunardi juga menegaskan dirinya bersama Nanto sehari-hari hanya mengurus sebuah masjid. Dia juga menyatakan, sama sekali tidak terlibat dan masuk ke dalam ormas maupun partai apapun.
"Kami hanya mengurus Mesjid Baitul Karim. Saya dan Nanto sendiri tidak masuk ke Ormas maupun partai apapun," tukas Sunardi.
Nanto sendiri ditangkap sebagai pelaku teroris oleh Densus 88 pada hari Sabtu 27 Oktober 2012 kemarin di Kebon Kacang, Jakarta Pusat.
Hal itu disampaikan kakak kembarnya Sunardi Sofyan yang menyatakan Nanto sempat menitipkan pesan kepadanya sebelum ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 antiteror.
Diakui Sunardi, saudaranya itu sempat mengatakan dirinya mendapatkan informasi temannya Herman dan David sudah terlebih dulu diciduk oleh petugas.
"Dia sempat bilang, kalau dia dapat informasi temennya si David sama Herman diciduk. Dia cuma pesan katanya kalau saya ditangkap, bilang sama keluarga kalau saya tidak terlibat," kata Sunardi, di Jakarta, Senin (29/10/2012).
Sedangkan terkait hubungan adiknya dengan pelaku lainnya Baasir yang kenal lewat salah satu jejaring sosial, Sunardi mengakui dirinya tidak pernah membuka akun adiknya itu.
Namun, Sunardi hanya sekedar mengukur untuk mengingatkan agar Nanto jangan terlalu sering menggunakannya.
"Kalau buka Facebook dia (Nanto), saya tidak pernah. Tapi kalau mengingatkan, saya sering," jelas Sunardi.
Sunardi juga menegaskan dirinya bersama Nanto sehari-hari hanya mengurus sebuah masjid. Dia juga menyatakan, sama sekali tidak terlibat dan masuk ke dalam ormas maupun partai apapun.
"Kami hanya mengurus Mesjid Baitul Karim. Saya dan Nanto sendiri tidak masuk ke Ormas maupun partai apapun," tukas Sunardi.
Nanto sendiri ditangkap sebagai pelaku teroris oleh Densus 88 pada hari Sabtu 27 Oktober 2012 kemarin di Kebon Kacang, Jakarta Pusat.
(rsa)