Kelompok masyarakat harus kreatif manfaatkan modal sosial

Senin, 29 Oktober 2012 - 14:00 WIB
Kelompok masyarakat...
Kelompok masyarakat harus kreatif manfaatkan modal sosial
A A A
Sindonews.com - Sejumlah kelompok dalam pengabdian masyarakat memanfaatkan modal sosial secara inovatif dan kreatif. Sehingga membentuk sebuah gerakan yang bermanfaat dan berperan dalam pemberdayaan masyarakat.

Seperti yang dikakukan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia bekerja sama dengan Kelompok Kerja (Pokja) Pengendalian Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dan PNPM Support Facility.

Salah satu contoh keberhasilan program ini adalah gerakan masyarakat Sekolah Masjid Terminal (Master) di Depok yang berdiri sejak tahun 2000. Namun proses pembelajaran baru dimulai tahun 2002.
Pendirian sekolah gratis itu berawal dari keprihatinan Nurrohim selaku pendiri terhadap nasib anak jalanan.

"Pasca krisis moneter tahun 1998 saya ikut merasakan dampaknya. Saat itu terjadi pengangguran dan PHK. Dan banyak anak putus sekolah. Sebagian terlantar di jalanan. Saya ingin menyelamatkan masa depan anak-anak itu," kata Nurrohim saat seminar Pemberdayaan Masyarakat yang bertajuk 'Inovasi dan Kreatifitas dalam Pemanfaatan Modal Sosial' di Ruang Terapung Universitas Indonesia (UI), Depok, Senin (29/10/2012).

Dirinya bekerja sama dengan empat sarjana di Masjid Al Muttaqien yang terletak di Terminal Depok. Bersama mereka kemudian Rohim pelan-pelan mengumpulkan anak-anak yang ingin belajar.

Rohim kemudian membagi tugas pada keempat rekannya untuk mengembangkan menjadi PKBM Bina Insan Mandiri.

"Tujuannya menampung mereka yang tidak mampu untuk mendapat pendidikan gratis yang layak," ujarnya.

Kini PKBM Bina Insan Mandiri memiliki 18 pengurus inti dan 60 sukarelawan tetap. Setidaknya ada 1.200 warga yang ikut belajara dan sedang mengenyam pendidikan.

Kini, di sekitar masjid sudah berdiri beberapa ruang kelas nonpermanen untuk kegiatan belajar. "Dengan motivasi yang kuat untuk membentuk masyarakat cerdas, mandiri, kreatif dan berbudi pekerti kami memberikan pendidikan gratis melalui pendidikan kesetaraan," tukas Rohim.
(mhd)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved