Pertanyakan keuangan MA, Gayus diintimidasi
Senin, 29 Oktober 2012 - 12:03 WIB
Pertanyakan keuangan MA, Gayus diintimidasi
A
A
A
Sindonews.com - Permintaan audit eksternal di tubuh Mahkamah Agung (MA) berbuntut panjang. Hakim Agung Gayus Lumbuun mengaku kerap menerima intimidasi saat mempertanyakan pengelolaan keuangan di MA.
Gayus mengatakan, dirinya kerap menerima intimidasi sejak mempertanyakan penggunaan anggaran tambahan dari APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012. Hal itu, dilakukannya sebelum mempertanyakan pengelolaan keuangan MA, dan meminta dilakukannya audit eksternal.
"Intimidasi kepada saya tidak hanya kali ini saja. Pernah saya alami juga sekira April 2012m saat mempertanyakan penggunaan anggaran tambahan MA," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/10/2012).
Dia mengungkapkan, tambahan anggaran sebesar Rp405 miliar yang diperuntukan untuk meningkatkan kesejahteraan hakim itu, sama sekali tidak boleh digunakan untuk pembelian aset, dan belanja lain.
Menurutnya, pernyataannya selama ini di publik tidak bertujuan untuk berprasangka buruk terhadap kinerja MA. "Kalau memang sudah ada realisasinya, perlu secara terbuka disampaikan sebagai bentuk transparansi di bidang administrasi dan keuangan MA," tukasnya.
Gayus mengatakan, dirinya kerap menerima intimidasi sejak mempertanyakan penggunaan anggaran tambahan dari APBN Perubahan Tahun Anggaran 2012. Hal itu, dilakukannya sebelum mempertanyakan pengelolaan keuangan MA, dan meminta dilakukannya audit eksternal.
"Intimidasi kepada saya tidak hanya kali ini saja. Pernah saya alami juga sekira April 2012m saat mempertanyakan penggunaan anggaran tambahan MA," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (29/10/2012).
Dia mengungkapkan, tambahan anggaran sebesar Rp405 miliar yang diperuntukan untuk meningkatkan kesejahteraan hakim itu, sama sekali tidak boleh digunakan untuk pembelian aset, dan belanja lain.
Menurutnya, pernyataannya selama ini di publik tidak bertujuan untuk berprasangka buruk terhadap kinerja MA. "Kalau memang sudah ada realisasinya, perlu secara terbuka disampaikan sebagai bentuk transparansi di bidang administrasi dan keuangan MA," tukasnya.
(lil)