Puslabor olah TKP di Leuwiliang
Minggu, 28 Oktober 2012 - 17:57 WIB
Puslabor olah TKP di Leuwiliang
A
A
A
Sindonews.com - Tim Pusat Laboratorium dan Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi penggerebekan dua terduga teroris di Kampung Neglasari Desa Leuwimekat dan Kampung Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Setibanya di lokasi sekira pukukl 13.00 WIB, Minggu (28/10/2012), petugas Puslabfor langsung masuk kedalam warnet dan melakukan olah TKP. Olah TKP sendiri berlangsung tertutup. Dalam olah TKP petugas Puslabor Polri selain memeriksa isi warnet, petugas juga memotret semua isi warnet.
Setelah melakukan olah TKP di warnet, petugas melanjutkan oleh TKP ke Kampung Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang jaraknya hanya satu kilo meter.
Kapolsek Leuwiliang Kompol Djumangin mengatakan, pihaknya hanya mengamankan olah TKP yang dilakukan Mabes Polri.
"Yang kami tahu, petugas meneliti barang yang kemungkinan masih tertinggal," kata Kapolsek di lokasi, Minggu (28/10/2012).
Kapolsek menambahkan, olah TKP yang digelar Mabes juga untuk mencari bahan peledak lainnya yang tertinggal.
Sebelumnya, di lokasi tersebut Densus menangkap dua terduga teroris diantaranya Emirat Berlian Nusantara Al Bebery Bin Bordoon dan Zainudin bin Ade Darma. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti yang diamankan serbuk, magazine, hardisk dan dokumen serta peluru kaliber 55.
Setibanya di lokasi sekira pukukl 13.00 WIB, Minggu (28/10/2012), petugas Puslabfor langsung masuk kedalam warnet dan melakukan olah TKP. Olah TKP sendiri berlangsung tertutup. Dalam olah TKP petugas Puslabor Polri selain memeriksa isi warnet, petugas juga memotret semua isi warnet.
Setelah melakukan olah TKP di warnet, petugas melanjutkan oleh TKP ke Kampung Barengkok, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang jaraknya hanya satu kilo meter.
Kapolsek Leuwiliang Kompol Djumangin mengatakan, pihaknya hanya mengamankan olah TKP yang dilakukan Mabes Polri.
"Yang kami tahu, petugas meneliti barang yang kemungkinan masih tertinggal," kata Kapolsek di lokasi, Minggu (28/10/2012).
Kapolsek menambahkan, olah TKP yang digelar Mabes juga untuk mencari bahan peledak lainnya yang tertinggal.
Sebelumnya, di lokasi tersebut Densus menangkap dua terduga teroris diantaranya Emirat Berlian Nusantara Al Bebery Bin Bordoon dan Zainudin bin Ade Darma. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti yang diamankan serbuk, magazine, hardisk dan dokumen serta peluru kaliber 55.
(ysw)