Diduga teroris, pasutri diamankan Densus 88 Polri
Sabtu, 27 Oktober 2012 - 18:02 WIB
Diduga teroris, pasutri diamankan Densus 88 Polri
A
A
A
Sindonews.com - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap pasangan suami istri (pasutri) di rumah kosnya dekat Kampung Cikaret, RT 01/02, Bogor Selatan, Jawa Barat.
Salah seorang saksi mata, Waldi mengatakan, Densus 88 melakukan penggerebekan sekira jam 14.00 WIB, dengan mendatangi langsung rumah kos yang baru dihuni sebulan belakangan itu.
"Penggerebekan berlangsung dengan cepat. Suami istri itu langsung dibawa dengan mobil," kata Waldi saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu, (27/10/2012).
Dia mengungkapkan, suami istri tersebut memang sering menerima tamu yang berasal dari luar lingkungan sekitar. Saat ini, puluhan warga masih mengerumungi lokasi penggerebekan untuk mengetahui kejadian tersebut.
Sebelumnya, Densus juga melakukan penggerebekan di Madiun, Palmerah, dan Kecamatan Leuwiliang, Bogor. Belum diketahui secara pasti apakah sejumlah orang terduga teroris yang diamankan dari empat lokasi berbeda itu saling terkait.
Mabes Polri pun masih belum mau menerangkan secara rinci mengenai penggerebekan tersebut, dengan alasan masih akan melakukan pengembangan. Namun, memastikan jika pihaknya memang melakukan penggerebekan di wilayah tersebut.
Salah seorang saksi mata, Waldi mengatakan, Densus 88 melakukan penggerebekan sekira jam 14.00 WIB, dengan mendatangi langsung rumah kos yang baru dihuni sebulan belakangan itu.
"Penggerebekan berlangsung dengan cepat. Suami istri itu langsung dibawa dengan mobil," kata Waldi saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu, (27/10/2012).
Dia mengungkapkan, suami istri tersebut memang sering menerima tamu yang berasal dari luar lingkungan sekitar. Saat ini, puluhan warga masih mengerumungi lokasi penggerebekan untuk mengetahui kejadian tersebut.
Sebelumnya, Densus juga melakukan penggerebekan di Madiun, Palmerah, dan Kecamatan Leuwiliang, Bogor. Belum diketahui secara pasti apakah sejumlah orang terduga teroris yang diamankan dari empat lokasi berbeda itu saling terkait.
Mabes Polri pun masih belum mau menerangkan secara rinci mengenai penggerebekan tersebut, dengan alasan masih akan melakukan pengembangan. Namun, memastikan jika pihaknya memang melakukan penggerebekan di wilayah tersebut.
(lil)