Soal DPR minta jatah Dahlan belum diklarifikasi

Kamis, 25 Oktober 2012 - 10:15 WIB
Soal DPR minta jatah...
Soal DPR minta jatah Dahlan belum diklarifikasi
A A A
Sindonews.com - Berita tentang laporan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan kepada Sekretaris Kabinet Dipo Alam soal adanya pemerasan dilakukan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terhadap sejumlah perusahaan BUMN semakin mengemuka.

Namun, tidak semua anggota DPR merasa geram dengan pemberitaan itu.

Ketua Komisi VII Sutan Bathoegana mengatakan, apa yang disampaikan oleh Dahlan Iskan tidak harus ditanggapi dengan geram, tapi harus dilihat dulu pokok persoalannya. Dalam masalah ini, menurut pendapat Sutan, Dahlan Iskan juga tidak perlu dipanggil untuk diklarifikasi.

"Kalau saya pribadi eggak perlu kalau hanya membahas yang tidak produktif," ujar Sutan melalui pesan singkatnya, di Jakarta, Kamis (25/10/2012).

Ketua DPP Partai Demokrat ini mengaku baru akan membicarakan secara serius jika sudah ada bukti ada anggota DPR yang meminta 'jatah' terhadap pihak BUMN. "Bagi saya ada fakta baru bicara," ujarnya.

Kendati begitu, Sutan mengaku masih menunggu sikap anggota DPR yang lain. "Tergantung teman-teman lah," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Dahlan Iskan mengadu ke Dipo soal adanya legislator yang memeras perusahaan BUMN. Laporan itu kemudian ditanggapi Dipo Alam dengan menerbitkan surat yang memerintahkan semua direksi BUMN untuk menolak oknum DPR yang meminta jatah.
(lns)
Berita Terkait
Erick Thohir Ramal hanya...
Erick Thohir Ramal hanya 11 BUMN yang Bisa Setor Upeti ke Negara
DPR Didesak Bentuk Pansus...
DPR Didesak Bentuk Pansus Selidiki Dugaan Upeti Bahlil Lahadalia
Tak Pernah Bayar Upeti...
Tak Pernah Bayar Upeti ke Negara, PETI Langgar Konstitusi
Erick Thohir Lapor Rencana...
Erick Thohir Lapor Rencana Merger BUMN Galangan ke DPR
Komisi VI DPR Minta...
Komisi VI DPR Minta Performa Kementerian BUMN Terus Dijaga
Erick Thohir Pamer ke...
Erick Thohir Pamer ke DPR, Kontribusi BUMN Tembus Rp1.200 Triliun
Berita Terkini
Kejagung Periksa 9 Saksi...
Kejagung Periksa 9 Saksi di Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Resmikan Monumen Kudatuli,...
Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati: Menggambarkan Kesabaran Revolusioner
Lantik 734 Perwira Prajurit...
Lantik 734 Perwira Prajurit Karier, Panglima TNI Tekankan Adaptasi Teknologi
Ancaman Radikalisme...
Ancaman Radikalisme Digital Meningkat, Pemda Diminta Jadi Garda Terdepan
30 Tahun Kudatuli, Megawati...
30 Tahun Kudatuli, Megawati Resmikan Monumen dan Sampaikan Pesan Tegas: Jangan Terjadi Lagi!
Musyawarah III Majelis...
Musyawarah III Majelis Syura PKS Hasilkan Empat Putusan Strategis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved