Teror di Poso, polisi tetapkan 2 tersangka
Rabu, 24 Oktober 2012 - 15:55 WIB
Teror di Poso, polisi tetapkan 2 tersangka
A
A
A
Sindonews.com - Polri secara resmi menetapkan dua orang tersangka yang terjaring dalam razia senjata tajam di Kecamatan Poso Kota Utara, Kabupaten Poso, pada Jumat 19 Oktober 2012 lalu.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penetapan dua tersangka berinisial I alias S dan juga AB, karena terkait kegiatan pelatihan teror di Gunung Biru. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan sementara kedua orang tersebut.
"Dalam razia beberapa waktu lalu, I alias S dan AB, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Dua orang ini diduga merupakan orang yang ikut dalam kegiatan pelatihan teror di Gunung Biru, Posos,“ kata Boy Rafli, dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/10/2012).
Boy menjelaskan, pihaknya masih mendalami keterlibatan kedua tersangka ini dalam serangkaian kasus teror dan peledakan di Poso.
“Kita belum mengaitkan dengan peristiwa lain. Tapi kami menduga ini berkaitan dengan masalah teror. Kami juga belum menemukan kaitan dua orang ini dengan pembunuhan dua anggota polri dan pengeboman,“ ucapnya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, penetapan dua tersangka berinisial I alias S dan juga AB, karena terkait kegiatan pelatihan teror di Gunung Biru. Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan sementara kedua orang tersebut.
"Dalam razia beberapa waktu lalu, I alias S dan AB, ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Dua orang ini diduga merupakan orang yang ikut dalam kegiatan pelatihan teror di Gunung Biru, Posos,“ kata Boy Rafli, dalam keterangan persnya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/10/2012).
Boy menjelaskan, pihaknya masih mendalami keterlibatan kedua tersangka ini dalam serangkaian kasus teror dan peledakan di Poso.
“Kita belum mengaitkan dengan peristiwa lain. Tapi kami menduga ini berkaitan dengan masalah teror. Kami juga belum menemukan kaitan dua orang ini dengan pembunuhan dua anggota polri dan pengeboman,“ ucapnya.
(maf)