Kemenag diminta beresi persoalan haji

Selasa, 23 Oktober 2012 - 11:36 WIB
Kemenag diminta beresi...
Kemenag diminta beresi persoalan haji
A A A
Sindonews.com - Kementerian Agama (Kemenag) diminta lebih memperhatikan para jamaah haji Indonesia, terutama mereka yang mendapatkan masalah.

Menurut anggota Komisi VIII DPR RI Jazuli Juwaini, masih banyak hal yang harus segera dievaluasi dari pelaksanan haji.
Dari pengawasan langsung pelaksanaan haji masih banyak persoalan yang muncul dialami para jemaah haji Indonesia.

"Ada beberapa hal, yang menjadi bahan evaluasi kami, seperti korban bus yang terbakar, yang ternyata hanya diganti 1.000 real oleh perusahaan terkait," ujar Jazuli ketika dihubungi, Selasa (23/10/2012)

Jazuli meminta agar Kemenag berjuang membela jamaah agar pemerintah setempat menambah uang ganti rugi tersebut. Selain insiden kebakaran, hal yang patut dievaluasi jarak pemondokan yang terlalu jauh dari Masjidil Haram. Jarak yang ditempuh untuk melaksanakan ibadah itu mencapai 2,5 kilometer.

"Ini tidak sesuai dengan yang dijanjikan Kemenag saat rapat dengan Komisi VIII, di mana saat itu disebutkan bahwa 90 persen maksimal 2 kilometer dan hanya 10 persen yang di atas 2 kilometer," tuturnya.

Masalah lainnya, tambah Jazuli, juga banyaknya jemaah yang kehilangan uang.

"Untuk masalah ini, maka kami minta Kemenag harus ketat mengatur orang-orang yang lalu lalang ke tempat-tempat pemondokan. Selain petugas harus jelas identitas dan tujuannya," tegas Jazuli.

Selain masalah pelaksanaan haji di Tanah Suci, hal yang juga tak luput dari tim pengawasan adalah mengenai banyaknya calon jemaah yang gagal berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini. Setelah dilakukan pengecekan ke Dirjen Pemberangkatan Haji dan Umrah, terdapat beberapa biro perjalanan haji tidak memiliki izin.

"Maka Kemenag harus menertibkan travel-travel ilegal yang belum punya izin tersebut. Jemaah yang tidak jadi berangkat bisa melapor ke polisi karena ini termasuk penipuan dan kriminal," tutur Jazuli.
(lns)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved