Mogok makan, Neneng dapat perawatan
Senin, 22 Oktober 2012 - 19:47 WIB
Mogok makan, Neneng dapat perawatan
A
A
A
Sindonews.com - Untuk kesekian kalinya, tersangka kasus korupsi PLTS di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Neneng Sri Wahyuni harus menjalani perawatan di Rumah Sakit dengan alasan sakit.
Istri Muhamad Nazarudin ini harus dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, akibat lemas karena tak makan.
"Ya, gara-gara lemas tidak makan hampir dua minggu, jadi sakit," kata kuasa hukum Neneng, Elsa Syarief, melalui pesan singkatnya, Senin (22/10/2012).
Elsa juga mengatakan, Neneng sudah menjalani perawatan sejak Kamis 18 Oktober 2012 lalu. Hingga hari ini, Neneng pun masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Sejak Kamis malam. Masih (dirawat). Kondisinya masih lemah," jelasnya.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi belum mengetahui mengenai kabar sakitnya Neneng termasuk dirawat.
Johan akan memastikan kepada kepala Rutan KPK mengenai informasi Neneng dirawat dirumah sakit. "Nanti saya cek," ucap Johan.
Sebelumnnya, Elsa sempat mengungkapkan Neneng melakukan aksi mogok makan. Aksi tersebut dilakukan lantaran pihak KPK tak juga mengizinkan pemindahan Neneng dari Rutan KPK ke Rutan Pondok Bambu.
Istri Muhamad Nazarudin ini harus dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, akibat lemas karena tak makan.
"Ya, gara-gara lemas tidak makan hampir dua minggu, jadi sakit," kata kuasa hukum Neneng, Elsa Syarief, melalui pesan singkatnya, Senin (22/10/2012).
Elsa juga mengatakan, Neneng sudah menjalani perawatan sejak Kamis 18 Oktober 2012 lalu. Hingga hari ini, Neneng pun masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Sejak Kamis malam. Masih (dirawat). Kondisinya masih lemah," jelasnya.
Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi saat dikonfirmasi belum mengetahui mengenai kabar sakitnya Neneng termasuk dirawat.
Johan akan memastikan kepada kepala Rutan KPK mengenai informasi Neneng dirawat dirumah sakit. "Nanti saya cek," ucap Johan.
Sebelumnnya, Elsa sempat mengungkapkan Neneng melakukan aksi mogok makan. Aksi tersebut dilakukan lantaran pihak KPK tak juga mengizinkan pemindahan Neneng dari Rutan KPK ke Rutan Pondok Bambu.
(ysw)