Densus periksa 3 terduga teroris di Poso
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 04:12 WIB
Densus periksa 3 terduga teroris di Poso
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Resort Poso dan Tim Densus 88 terus memeriksa tiga terduga teroris di Mapolsek Lore Utara, Poso. Ketiganya ditangkap di Desa Watumatea, Lore Utara, Poso setelah mendapat laporan dari warga.
Dengan pengawalan ketat personil Brimob, petugas gabungan dari Densus 88 dan Reskrim Polres Poso melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiga terduga teroris. Mereka ditangkap pada Jumat 19 Oktober 2012 pagi sekira pukul 05.30 WITA.
Sebelumnya, warga melaporkan adanya ketiga warga yang menolak menghormat bendera. Setelah diciduk, ketiganya langsung digiring ke Mapolsek Lore Utara.
Camatan Lore Utara, Amos Mondolu menjelaskan, ketiga orang yang ditangkap oleh polisi itu tercatat sebagai warga Desa Watumaeta. Namun ketiganya sempat pergi selama beberapa bulan ke Pulau Jawa dan baru kembali menetap dalam satu bulan terakhir di Desa Watumaeta.
"Mereka ini sudah lama tinggal, tetapi selama beberapa bulan mereka pergi ke Jawa dan baru kembali kurang lebih satu bulan yang lalu," kata Camar Lore Utara Amos Mondolu di Mapolsek Lore Utara, Jumat 19 Oktober 2012 malam.
Ketiga orang yang ditangkap itu masing masing berinisial HL (47), MR (42), dan NL (50). Ketiganya kemudian diamankan di Polsek Lore Utara. Pengamanan di Polsek nampak diperketat.
Sementara itu, dari hasil penggeledahan dikediaman ketiga orang itu, polisi mengamankan sejumlah barang barang bukti. Petugas menemukan satu buah parang, satu buah keris, 30 anak panah ambon, dan lebih dari 20 buku buku jihad.
Polisi juga menemukan sebuah selebaran yang berisi tantangan perang terbuka terhadap Detasemen Khusus 88.
Dengan pengawalan ketat personil Brimob, petugas gabungan dari Densus 88 dan Reskrim Polres Poso melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiga terduga teroris. Mereka ditangkap pada Jumat 19 Oktober 2012 pagi sekira pukul 05.30 WITA.
Sebelumnya, warga melaporkan adanya ketiga warga yang menolak menghormat bendera. Setelah diciduk, ketiganya langsung digiring ke Mapolsek Lore Utara.
Camatan Lore Utara, Amos Mondolu menjelaskan, ketiga orang yang ditangkap oleh polisi itu tercatat sebagai warga Desa Watumaeta. Namun ketiganya sempat pergi selama beberapa bulan ke Pulau Jawa dan baru kembali menetap dalam satu bulan terakhir di Desa Watumaeta.
"Mereka ini sudah lama tinggal, tetapi selama beberapa bulan mereka pergi ke Jawa dan baru kembali kurang lebih satu bulan yang lalu," kata Camar Lore Utara Amos Mondolu di Mapolsek Lore Utara, Jumat 19 Oktober 2012 malam.
Ketiga orang yang ditangkap itu masing masing berinisial HL (47), MR (42), dan NL (50). Ketiganya kemudian diamankan di Polsek Lore Utara. Pengamanan di Polsek nampak diperketat.
Sementara itu, dari hasil penggeledahan dikediaman ketiga orang itu, polisi mengamankan sejumlah barang barang bukti. Petugas menemukan satu buah parang, satu buah keris, 30 anak panah ambon, dan lebih dari 20 buku buku jihad.
Polisi juga menemukan sebuah selebaran yang berisi tantangan perang terbuka terhadap Detasemen Khusus 88.
(ysw)