Pulangkan TKI overstay, pemerintah gunakan pesawat haji
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 18:17 WIB
Pulangkan TKI overstay, pemerintah gunakan pesawat haji
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah hingga kini terus berupaya memulangkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ijin tinggalnya di Arab Saudi melebih ketentuan (Overstayer).
Rencananya pemulangan TKI/WNI ilegal di Arab Saudi pada tahun 2012 ini akan menggunakan penerbangan haji yang kosong pada saat kembali ke Indonesia.
"Sebenarnya target kita overstayer itu pemulangannya selesai tahun lalu. Tapi ternyata masih ada. Semoga ini pemulangan yang terakhir," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar di Gedung Kemenaketrans Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Hingga kini tercatat pemerintah telah mulai memulangkan 1.943 TKI bermasalah dengan menggunakan pesawat haji mulai 17 hingga 20 Oktober 2012.
Proses pemulangan TKI ini dilakukan dengan bantuan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di Arab Saudi dengan membuka pendaftaran bagi WNI yang ingin kembali ke tanah air sejak 6 hingga 14 Oktober 2012.
Tercatat sebanyak 1.573 perempuan dan 370 pria yang ingin kembali ke tanah air.
“Agar tidak terulang lagi, Kemenakertrans bersama instansi terkait melakukan pengetatan total terhadap mekanisme pengetatan terhadap pengiriman TKI, khususnya ke Timur Tengah,“ kata Muhaimin.
Sebagai tindak lanjut pasca pemulangan TKI, Kemenakertrans akan menerapkan program-program pemberdayaan di 38 daerah basis TKI.
"Pemberdayaan TKI ini diharapkan akan menstimuli pertumbuhan ekonomi serta mengurangi jumlah TKI khususnya domestic worker," jelasnya.
Rencananya pemulangan TKI/WNI ilegal di Arab Saudi pada tahun 2012 ini akan menggunakan penerbangan haji yang kosong pada saat kembali ke Indonesia.
"Sebenarnya target kita overstayer itu pemulangannya selesai tahun lalu. Tapi ternyata masih ada. Semoga ini pemulangan yang terakhir," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar di Gedung Kemenaketrans Jakarta, Jumat (19/10/2012).
Hingga kini tercatat pemerintah telah mulai memulangkan 1.943 TKI bermasalah dengan menggunakan pesawat haji mulai 17 hingga 20 Oktober 2012.
Proses pemulangan TKI ini dilakukan dengan bantuan Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) di Arab Saudi dengan membuka pendaftaran bagi WNI yang ingin kembali ke tanah air sejak 6 hingga 14 Oktober 2012.
Tercatat sebanyak 1.573 perempuan dan 370 pria yang ingin kembali ke tanah air.
“Agar tidak terulang lagi, Kemenakertrans bersama instansi terkait melakukan pengetatan total terhadap mekanisme pengetatan terhadap pengiriman TKI, khususnya ke Timur Tengah,“ kata Muhaimin.
Sebagai tindak lanjut pasca pemulangan TKI, Kemenakertrans akan menerapkan program-program pemberdayaan di 38 daerah basis TKI.
"Pemberdayaan TKI ini diharapkan akan menstimuli pertumbuhan ekonomi serta mengurangi jumlah TKI khususnya domestic worker," jelasnya.
(rsa)