Demokrat kurang selektif rekrut anggota
Rabu, 17 Oktober 2012 - 15:43 WIB
Demokrat kurang selektif rekrut anggota
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat yang kian terpojok karena sejumlah kadernya terjerat kasus korupsi membuat prihatin Dewan Pembina partai. Diakuinya kalau partai Demokrat kurang selektif dalam memilih anggota.
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan mengakui bahwa partainya kurang selektif dalam merekrut anggota. Hal yang sama, kata dia juga akan dialami oleh partai lain ketika berada dalam posisi berkuasa.
"Mungkin sedikit kurang selektif sehingga sedikit bermasalah. Tetapi saya pikir semua partai saat di posisi sama dengan kami akan begitu juga. Jadi siapapun yang gabung ikut akan hormati," katanya di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2012)..
Ketika disinggung kenapa Demokrat menjadi tempat menampung orang-orang bermasalah menurutnya, hal itu lumrah terjadi terhadap partai-partai baru.
Karena banyak orang yang tertarik untuk bergabung dengan Demokrat. Apalagi kata dia, partai berlambang bintang Mercy itu terbuka kepada semua pihak yang bergabung.
"Yah ini kan fenomena kalau partai baru banyak yang tertarik. Istilahnya dulu karena semua melirik partai Demokrat. Kita kan partainya yang inklusif semua siapapun mau gabung kita terima," jelas dia.
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan mengakui bahwa partainya kurang selektif dalam merekrut anggota. Hal yang sama, kata dia juga akan dialami oleh partai lain ketika berada dalam posisi berkuasa.
"Mungkin sedikit kurang selektif sehingga sedikit bermasalah. Tetapi saya pikir semua partai saat di posisi sama dengan kami akan begitu juga. Jadi siapapun yang gabung ikut akan hormati," katanya di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (17/10/2012)..
Ketika disinggung kenapa Demokrat menjadi tempat menampung orang-orang bermasalah menurutnya, hal itu lumrah terjadi terhadap partai-partai baru.
Karena banyak orang yang tertarik untuk bergabung dengan Demokrat. Apalagi kata dia, partai berlambang bintang Mercy itu terbuka kepada semua pihak yang bergabung.
"Yah ini kan fenomena kalau partai baru banyak yang tertarik. Istilahnya dulu karena semua melirik partai Demokrat. Kita kan partainya yang inklusif semua siapapun mau gabung kita terima," jelas dia.
(ysw)