Pidato SBY untuk pembelajaran KPK & Polri
Selasa, 09 Oktober 2012 - 13:52 WIB
Pidato SBY untuk pembelajaran KPK & Polri
A
A
A
Sindonews.com - Pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Senin 8 Oktober 2012 malam, harus segera ditindaklanjuti dengan adanya peraturan yang lebih jelas, agar agenda pemberantasan korupsi secara menyeluruh segera tercapai.
Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPR Adang Daradjatun, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10/2012).
"Apa yang dinyatakan (Presiden) harus menjadi hitam di atas putih, semangat anti korupsi harus menjadi (agenda) utama," ucapnya.
Mantan Wakapolri ini menilai pidato SBY bukan bentuk sentilan terhadap Kapolri Jendral Timur Pradopo. Seharusnya isi pidato tersebut harus dijadikan pembelajaran bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri, agar kejadian serupa tidak terulang.
"Kalau dibilang sentilan juga tidak, karena berimbang, pengalaman adalah guru terbaik, dikaji dengan baik, Polri dan KPK, juga penegak hukum lainnya," tuturnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengapresiasi pidato Presiden untuk menengahi 'perseteruan' antara KPK dan Polri yang bermula dari kasus Simulator SIM yang akhirnya menjadi konsumsi publik.
"Saya melihat dalam konteks pidato presiden itu sangat bagus," tandasnya.
Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPR Adang Daradjatun, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (9/10/2012).
"Apa yang dinyatakan (Presiden) harus menjadi hitam di atas putih, semangat anti korupsi harus menjadi (agenda) utama," ucapnya.
Mantan Wakapolri ini menilai pidato SBY bukan bentuk sentilan terhadap Kapolri Jendral Timur Pradopo. Seharusnya isi pidato tersebut harus dijadikan pembelajaran bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Polri, agar kejadian serupa tidak terulang.
"Kalau dibilang sentilan juga tidak, karena berimbang, pengalaman adalah guru terbaik, dikaji dengan baik, Polri dan KPK, juga penegak hukum lainnya," tuturnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengapresiasi pidato Presiden untuk menengahi 'perseteruan' antara KPK dan Polri yang bermula dari kasus Simulator SIM yang akhirnya menjadi konsumsi publik.
"Saya melihat dalam konteks pidato presiden itu sangat bagus," tandasnya.
(maf)