Di Indonesia KPK justru dilemahkan
Senin, 08 Oktober 2012 - 15:26 WIB
Di Indonesia KPK justru dilemahkan
A
A
A
Sindonews.com - Sulitnya pemberantasan korupsi di Indonesia, disebabkan hampir semua elemen bangsa belum menaruh semangat terhadap pemberantasan koruptor.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2012).
Menurutnya, di negara seperti Singapura dan Malaysia, lembaga KPK-nya sangat didukung oleh lembaga lainnya.
"KPK di Singapura, Malaysia, atau negara lainnya sangat didukung lembaga eksekutif. Contohnya di Malaysia, baru-baru ini pemerintahnya menaikkan anggaran dan jumlah anggotanya. Sementara di Indonesia malah sebaliknya," tandas Adnan.
Seperti diketahui, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas tidak percaya pembahasan revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang disampaikan ke pimpinan DPR untuk menguatkan lembaga antikorupsi itu.
Busyro yakin revisi UU KPK lebih mengarah pada upaya memperlemah eksistensi lembaganya itu.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2012).
Menurutnya, di negara seperti Singapura dan Malaysia, lembaga KPK-nya sangat didukung oleh lembaga lainnya.
"KPK di Singapura, Malaysia, atau negara lainnya sangat didukung lembaga eksekutif. Contohnya di Malaysia, baru-baru ini pemerintahnya menaikkan anggaran dan jumlah anggotanya. Sementara di Indonesia malah sebaliknya," tandas Adnan.
Seperti diketahui, Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas tidak percaya pembahasan revisi UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK yang disampaikan ke pimpinan DPR untuk menguatkan lembaga antikorupsi itu.
Busyro yakin revisi UU KPK lebih mengarah pada upaya memperlemah eksistensi lembaganya itu.
(maf)