HMI: SBY bapaknya anak-anak
Senin, 08 Oktober 2012 - 13:48 WIB
HMI: SBY bapaknya anak-anak
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bandung berujuk rasa menyerukan "Save Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Juru Bicara HMI Bandung Komisariat Universitas Pasundan (Unpas) Rustam Pribadi menyatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera turun tangan menghadapi kisruh Polri versus KPK.
Menurutnya, Presiden SBY ibarat orangtua atau bapak di mana anaknya adalah Polri dan KPK.
"Jika anak-anaknya kisruh, tentu seorang bapak harus turun tangan," kata Rustam, di sela aksinya, Senin (8/10/2012).
Lebih lanjut dia menuturkan, Presiden SBY sangat penting, terlebih Polri dan KPK merupakan lembaga yang bertanggung jawab terhadap presiden.
"Kita harap orang nomor satu di Indonesia itu turun tangan menyelesaikan masalah ini," ujarnya.
HMI Bandung juga menagih janji SBY yang berkomitmen akan memberantas korupsi di Indonesia.
Aksi yang dimulai sekira pukul 12.30 WIB itu dilakukan di depan gerbang Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung. Beberapa perwakilan HMI Bandung melakukan orasi di depan gerbang yang dijaga kepolisian.
Mahasiswa membawa spanduk dan karton bertuliskan dukungan terhadap lembaga antikorupsi itu. Salah satunya berbunyi: "Turunkan SBY Jika Tidak Dapat Menyelesaikan Kekisruhan Polri vs KPK."
Dalam aksinya, HMI juga membawa balon yang bertuliskan "Save KPK". Sebab, KPK banyak menangani kasus besar korupsi yang bisa meledak jika kewenangannya dipangkas.
HMI juga menolak revisi UU KPK. Rencananya, mereka juga akan menggalang massa yang lebih besar lagi untuk aksi serupa di Jakarta.
Juru Bicara HMI Bandung Komisariat Universitas Pasundan (Unpas) Rustam Pribadi menyatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera turun tangan menghadapi kisruh Polri versus KPK.
Menurutnya, Presiden SBY ibarat orangtua atau bapak di mana anaknya adalah Polri dan KPK.
"Jika anak-anaknya kisruh, tentu seorang bapak harus turun tangan," kata Rustam, di sela aksinya, Senin (8/10/2012).
Lebih lanjut dia menuturkan, Presiden SBY sangat penting, terlebih Polri dan KPK merupakan lembaga yang bertanggung jawab terhadap presiden.
"Kita harap orang nomor satu di Indonesia itu turun tangan menyelesaikan masalah ini," ujarnya.
HMI Bandung juga menagih janji SBY yang berkomitmen akan memberantas korupsi di Indonesia.
Aksi yang dimulai sekira pukul 12.30 WIB itu dilakukan di depan gerbang Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung. Beberapa perwakilan HMI Bandung melakukan orasi di depan gerbang yang dijaga kepolisian.
Mahasiswa membawa spanduk dan karton bertuliskan dukungan terhadap lembaga antikorupsi itu. Salah satunya berbunyi: "Turunkan SBY Jika Tidak Dapat Menyelesaikan Kekisruhan Polri vs KPK."
Dalam aksinya, HMI juga membawa balon yang bertuliskan "Save KPK". Sebab, KPK banyak menangani kasus besar korupsi yang bisa meledak jika kewenangannya dipangkas.
HMI juga menolak revisi UU KPK. Rencananya, mereka juga akan menggalang massa yang lebih besar lagi untuk aksi serupa di Jakarta.
(maf)