Putri Indonesia prihatin konflik KPK-Polri
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 21:49 WIB
Putri Indonesia prihatin konflik KPK-Polri
A
A
A
Sindonews.com - Rupanya dalam perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan POlri, tidak hanya menjadi perhatian bagi pemerhati hukum, dan aktivis pemberantasan korupsi. Melainkan datang dari putri Indonesia Maria Selena yang mengaku prihatin atas konflik tersebut.
"Saya melihatnya (Polri vs KPK) sebagai masyarakat awam, ya prihatin jadinya," kata Maria, saat ditemui di sela-sela acara Kemilau Nusantara, di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (6/10/2012).
Walau demikian, wanita cantik dara kelahiran Palembang 24 September 1990 ini mengaku, tidak terlalu mengikuti konflik dua institusi tersebut. Namun, konflik Polri vs KPK yang berkepanjangan akhirnya sampai juga di telinganya.
Masalah korupsi di Indonesia yang merajalela, diperparah dengan perseteruan Polri dengan KPK, membuat Maria berharap, kedua institusi tersebut mau berpikir dan bersikap dewasa.
"Pastinya aku meminta mereka (Polri dan KPK) dewasa. Mereka punya orang-orang hebat di dalamnya, pasti ada solusi jika bersikap dewasa," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Maria menyaksikan acara pembukaan Kemilau Nusantara 2012 yang dihelat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung.
Maria yang mengenakan busana cokelat motif batik dengan mahkuta silver di kepalanya, menemani istri Gubernur Jabar Netty Heryawan, dalam event tahunan itu.
Maria tampak antusias menyaksikan kemeriahan kirab seni budaya dari sejumlah provinsi di Indonesia. Kehadiran Maria menjadi pusat perhatian ratusan pengunjung Kemilau Nusantara 2012.
"Saya melihatnya (Polri vs KPK) sebagai masyarakat awam, ya prihatin jadinya," kata Maria, saat ditemui di sela-sela acara Kemilau Nusantara, di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (6/10/2012).
Walau demikian, wanita cantik dara kelahiran Palembang 24 September 1990 ini mengaku, tidak terlalu mengikuti konflik dua institusi tersebut. Namun, konflik Polri vs KPK yang berkepanjangan akhirnya sampai juga di telinganya.
Masalah korupsi di Indonesia yang merajalela, diperparah dengan perseteruan Polri dengan KPK, membuat Maria berharap, kedua institusi tersebut mau berpikir dan bersikap dewasa.
"Pastinya aku meminta mereka (Polri dan KPK) dewasa. Mereka punya orang-orang hebat di dalamnya, pasti ada solusi jika bersikap dewasa," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Maria menyaksikan acara pembukaan Kemilau Nusantara 2012 yang dihelat di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung.
Maria yang mengenakan busana cokelat motif batik dengan mahkuta silver di kepalanya, menemani istri Gubernur Jabar Netty Heryawan, dalam event tahunan itu.
Maria tampak antusias menyaksikan kemeriahan kirab seni budaya dari sejumlah provinsi di Indonesia. Kehadiran Maria menjadi pusat perhatian ratusan pengunjung Kemilau Nusantara 2012.
(mhd)