Kompol Novel sudah siap 'dijemput'
Sabtu, 06 Oktober 2012 - 01:07 WIB
Kompol Novel sudah siap 'dijemput'
A
A
A
Sindonews.com - Penyidik Polri yang bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kompol Novel Baswedan sempat meminta kakaknya untuk menjaga ibunya jika dirinya dijemput paksa oleh pihak Mabes Polri.
Kakak Kompol Novel, Taufik Baswedan mengatakan, adiknya telah mempersiapkan dirinya untuk dijemput paksa oleh pihak Mabes Polri karena dugaan menembak masyarakat sipil saat bertugas di Polda Bengkulu.
"Tadi dia (Kompol Novel) sudah telpon dan BBM. Setelah BBM mati, dia menelpon lagi. Katanya ada polisi yang akan mendatangi dia," katanya kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat 5 Oktober 2012 malam.
Dia mengungkapkan, Kompol Novel juga sempat memintanya untuk menjaga ibunya jika dirinya dijemput paksa oleh pihak Mabes Polri. "Dia bilang, jaga ibu," ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun, Kompol Novel diketahui pernah bertugas di Polda Bengkulu pada 2004. Saat bertugas, Kompol Novel sempat menembak penjahat yang melarikan diri, dan peluru yang dilepaskannya salah sasaran mengenai warga sipil.
Kompol Novel sendiri merupakan salah satu penyidik Polri di KPK yang menangani kasus dugaan korupsi pengadaan simulator motor dan mobil di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Bahkan, dari informasi yang dihimpun diketahui jika Kompol Novel merupakan inisiator dibongkarnya kasus yang melibatkan sejumlah perwira Polri tersebut.
Kakak Kompol Novel, Taufik Baswedan mengatakan, adiknya telah mempersiapkan dirinya untuk dijemput paksa oleh pihak Mabes Polri karena dugaan menembak masyarakat sipil saat bertugas di Polda Bengkulu.
"Tadi dia (Kompol Novel) sudah telpon dan BBM. Setelah BBM mati, dia menelpon lagi. Katanya ada polisi yang akan mendatangi dia," katanya kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat 5 Oktober 2012 malam.
Dia mengungkapkan, Kompol Novel juga sempat memintanya untuk menjaga ibunya jika dirinya dijemput paksa oleh pihak Mabes Polri. "Dia bilang, jaga ibu," ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun, Kompol Novel diketahui pernah bertugas di Polda Bengkulu pada 2004. Saat bertugas, Kompol Novel sempat menembak penjahat yang melarikan diri, dan peluru yang dilepaskannya salah sasaran mengenai warga sipil.
Kompol Novel sendiri merupakan salah satu penyidik Polri di KPK yang menangani kasus dugaan korupsi pengadaan simulator motor dan mobil di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Bahkan, dari informasi yang dihimpun diketahui jika Kompol Novel merupakan inisiator dibongkarnya kasus yang melibatkan sejumlah perwira Polri tersebut.
(lil)