Polisi bubarkan aksi pendukung KPK

Jum'at, 05 Oktober 2012 - 17:17 WIB
Polisi bubarkan aksi...
Polisi bubarkan aksi pendukung KPK
A A A
Sindonews.com - Ratusan orang dari berbagai organisasi masyarakat tergabung dalam Komite Penyelamat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar aksi penolakan terhadap rencana revisi Undang-undang KPK No 32 tahun 2002 yang digagas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Aksi digelar di depan Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta itu sempat ricuh, karena sebagian ingin masuk ke dalam area kantor KPK. Aparat kepolisian yang berjaga-jaga di sekitar lokasi terpaksa membubarkan aksi tersebut.

Karena menolak dibubarkan, aksi saling dorong pun tidak terhindarkan. Namun, pengunjuk rasa berhasil dihalau untuk keluar dari pagar kantor kantor KPK. Meskipun telah dipukul mundur, para pengunjuk rasa tetap tetap meneruskan aksi di depan gedung.

Koordinator aksi Rifky Arsilan menyatakan, pihaknya dan kawan-kawan lainnya menolak keras rencana revisi UU KPK No 32 tahun 2002 itu. Menurutnya, merevisi uu itu sama dengan 'mengkebiri' KPK.

"Dengan munculnya revisi UU KPK, penarikan penyidik oleh Mabes Polri dan wacana penghapusan kewenangan dalam penyadapan dan penuntutan, KPK jelas sedang dikebiri," kata Rifky saat menyampaikan orasinya di depan kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Jumat (5/10/2012).

Para pendemo yang juga menggelar aksi teatrikal dengan mencap jempol darah spanduk yang bertuliskan daftar kasus yang sudah berhasil diselesaikan KPK dan yang belum berhasil diselesaikan.

Komite Penyelamat KPK sendiri terdiri dari PBHI Jakarta, SOKSI Jakarta, LBH Street Lawyer, GMI, Komunitas Kedai Kopi Bhinneka, KM UKI, APHI, Formada NTT, dan Komunitas Sarune.

Tidak hanya itu, gerakan masa buruh dan koalisi masyarakat keadilan, juga menggelar aksi yang sama untuk mendukung KPK di halaman kantor KPK. Mereka terdiri dari Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Sahabat ICW, tampak juga pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar.
(lns)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Kabar Duka, Juru Bicara...
Kabar Duka, Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Meninggal Dunia
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Hukum dan Ekonomi: Penopang...
Hukum dan Ekonomi: Penopang Keberhasilan Piala Dunia 2026
Pakar: Penetapan Tersangka...
Pakar: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bukti Profesionalisme Kejagung
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved