Tangerang kembali gelar ritual Gotong Toapekong
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 14:00 WIB
Tangerang kembali gelar ritual Gotong Toapekong
A
A
A
Sindonews.com - Ritual 12 tahunan atau yang biasa disebut Gotong Toapekong, akan digelar Sabtu 6 September 2012 besok di Klenteng Boen Tek Bio, Jalan Bhakti No.14, Pasar Lama, Suka Sari, Kota Tangerang.
Ritual Gotong Toapekong dilakukan dengan arak-arakan Dewi Kwan Im Hud Couw dengan tujuan menolak bala dan membersihkan hawa jahat yang ada di bumi agar kehidupan masyarakat berjalan damai, aman dan sejahtera.
"Ini ritual 12 tahun sekali bertepatan dengan datangnya tahun Shio Naga (liong) pada bulan ke-8 penangalan Imlek dan jatuh besok," kata Oey Tjin Eng selaku pengurus Klenteng Boen Tek Bio, Jumat (5/10/2012).
Rencananya, ritual tersebut akan dilakukan dengan menggotong dan mengarak patung figur dewa dan dewi melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang, tepatnya dari Klenteng Boen Tek Bio ke Klenteng Boen San Bio.
Selain itu, arak-arakan Toapekong juga akan didahului oleh liongsay selaku pembuka jalan yang kemudian disemarakan oleh barongsay, kilinsay, angklung gubrak, perahu pecun, barisan berkuda, barong bali dan rombongan pembawa petaka.
Hingga saat ini, kesibukan di Klenteng Boen Tek Bio makin terasa. Pasalnya nanti malam pihak Klenteng sudah memulai berbagai aktivitas ritual sebelum hari puncaknya besok.
Ritual Gotong Toapekong dilakukan dengan arak-arakan Dewi Kwan Im Hud Couw dengan tujuan menolak bala dan membersihkan hawa jahat yang ada di bumi agar kehidupan masyarakat berjalan damai, aman dan sejahtera.
"Ini ritual 12 tahun sekali bertepatan dengan datangnya tahun Shio Naga (liong) pada bulan ke-8 penangalan Imlek dan jatuh besok," kata Oey Tjin Eng selaku pengurus Klenteng Boen Tek Bio, Jumat (5/10/2012).
Rencananya, ritual tersebut akan dilakukan dengan menggotong dan mengarak patung figur dewa dan dewi melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang, tepatnya dari Klenteng Boen Tek Bio ke Klenteng Boen San Bio.
Selain itu, arak-arakan Toapekong juga akan didahului oleh liongsay selaku pembuka jalan yang kemudian disemarakan oleh barongsay, kilinsay, angklung gubrak, perahu pecun, barisan berkuda, barong bali dan rombongan pembawa petaka.
Hingga saat ini, kesibukan di Klenteng Boen Tek Bio makin terasa. Pasalnya nanti malam pihak Klenteng sudah memulai berbagai aktivitas ritual sebelum hari puncaknya besok.
(mhd)