KPK akan panggil Kapolri?
Kamis, 04 Oktober 2012 - 16:50 WIB
KPK akan panggil Kapolri?
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara tidak langsung menyatakan akan memeriksa siapa saja yang terindikasi dalam kasus pengadaan simulator Surat Izin Mengemudi (SIM) di Korlantas Mabes Polri, sekalipun itu adalah Kapolri Jenderal Timur Pradopo.
"Siapapun dalam kasus Simulator yang diindikasikan, dan diperlukan untuk dimintai keterangannya, maka KPK akan memanggil," tegas Ketua KPK Abraham Samad di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Abraham mengakui, jika Timur belum perlu dimintai keterangannya, karena penyidik KPK yang ada di lantai tujuh dan delapan sampai saat ini masih terus mendalami kasus tersebut.
"Belum (perlu dimintai keterangan). Karena penyidik di lantai tujuh dan delapan masih terus mendalami," jelas Abraham.
Sedangkan untuk kemungkinan adanya tersangka lain selain Djoko dan ketiga orang lainnya yang sudah ditetapkan KPK, Abraham mengatakan belum mendapatkan laporan dari penyidik mengenai hal itu.
"Saya belum dapat laporan dari temen-temen penyidik," tukasnya.
Sebelumnya diketahui jika Kapolri Jenderal Timur Pradopo disinyalir ikut terlibat dalam kasus pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri tahun anggaran 2011.
Kapolri diketahui ikut terlibat dalam penandatanganan surat penaikan pemenangan lelang Simulator SIM tersebut. Selain Timur, beberapa petinggi Polri juga ikut menandatangani surat tersebut.
"Siapapun dalam kasus Simulator yang diindikasikan, dan diperlukan untuk dimintai keterangannya, maka KPK akan memanggil," tegas Ketua KPK Abraham Samad di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/10/2012).
Abraham mengakui, jika Timur belum perlu dimintai keterangannya, karena penyidik KPK yang ada di lantai tujuh dan delapan sampai saat ini masih terus mendalami kasus tersebut.
"Belum (perlu dimintai keterangan). Karena penyidik di lantai tujuh dan delapan masih terus mendalami," jelas Abraham.
Sedangkan untuk kemungkinan adanya tersangka lain selain Djoko dan ketiga orang lainnya yang sudah ditetapkan KPK, Abraham mengatakan belum mendapatkan laporan dari penyidik mengenai hal itu.
"Saya belum dapat laporan dari temen-temen penyidik," tukasnya.
Sebelumnya diketahui jika Kapolri Jenderal Timur Pradopo disinyalir ikut terlibat dalam kasus pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri tahun anggaran 2011.
Kapolri diketahui ikut terlibat dalam penandatanganan surat penaikan pemenangan lelang Simulator SIM tersebut. Selain Timur, beberapa petinggi Polri juga ikut menandatangani surat tersebut.
(mhd)