SBY dilindungi polisi Inggris
Rabu, 03 Oktober 2012 - 13:05 WIB
SBY dilindungi polisi Inggris
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memutuskan tetap menghadiri undangan Ratu Inggris Elizabeth II dan Perdana Menteri David Cameron pada November mendatang meski mendapat ancaman penangkapan oleh sebuah LSM di London.
"Kami sudah dapat jaminan metropolitan polisi yang paling berwenang memiliki otoritas keamanan di Inggris Raya, bahwa mereka menjamin sepenuhnya keamanan presiden berdasarkan kekebalan diplomatik seorang kepala negara," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Menurut Julian, isu penangkapan tersebut terlalu berlebihan. "Tidak mungkin ada penangkapan ataupun penuntutan dan sebagainya. Itu terlalu berlebihan," tuturnya.
Sebelumnya, sebuah situs berita yang berlokasi di Selandia Baru, www.rnzi.com memberitakan adanya sayembara penangkapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan lawatannya ke Inggris, November mendatang.
Sayembara yang dipelopori oleh anggota Tim Advokasi Papua Barat Ed McWilliams itu menyebutkan, akan memberikan hadiah sebesar USD80.000 atau Rp759 juta kepada warga Inggris yang berhasil menangkap SBY.
Williams mengatakan perlunya penangkapan kepada SBY lantaran aparat pemerintah Indonesia telah membunuh sekira 500 ribu orang Papua selama menduduki wilayah Papua Barat.
"Kami sudah dapat jaminan metropolitan polisi yang paling berwenang memiliki otoritas keamanan di Inggris Raya, bahwa mereka menjamin sepenuhnya keamanan presiden berdasarkan kekebalan diplomatik seorang kepala negara," ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Menurut Julian, isu penangkapan tersebut terlalu berlebihan. "Tidak mungkin ada penangkapan ataupun penuntutan dan sebagainya. Itu terlalu berlebihan," tuturnya.
Sebelumnya, sebuah situs berita yang berlokasi di Selandia Baru, www.rnzi.com memberitakan adanya sayembara penangkapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan lawatannya ke Inggris, November mendatang.
Sayembara yang dipelopori oleh anggota Tim Advokasi Papua Barat Ed McWilliams itu menyebutkan, akan memberikan hadiah sebesar USD80.000 atau Rp759 juta kepada warga Inggris yang berhasil menangkap SBY.
Williams mengatakan perlunya penangkapan kepada SBY lantaran aparat pemerintah Indonesia telah membunuh sekira 500 ribu orang Papua selama menduduki wilayah Papua Barat.
(san)