ZD kembali diperiksa KPK
Rabu, 03 Oktober 2012 - 12:47 WIB
ZD kembali diperiksa KPK
A
A
A
Sindonews.com - Tersangka kasus dugaan penyuapan proyek pengadaan Alquran dan IT Laboratorium Komputer di Kementerian Agama Zulkarnaen Djabar (ZD), hari ini dijadwalkan akan kembali menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Pemeriksaan kali ini merupakan yang kedua kalinya sejak ZD ditahan di rutan KPK. Namun, sosok ZD tidak pernah nampak saat dirinya dijadwalkan untuk diperiksa.
Pengacara Zulkarnaen, Herman Umar menjelaskan, tidak tampaknya sosok ZD karena kliennya itu tidak ditahan di Rutan yang ada di basement KPK .
"Soalnya, klien saya ditahan di atas," kata Herman saat dikonfirmasi di gedung KPK.
Karena tidak ditahan di rutan KPK itulah, ZD dapat langsung menuju ruang pemeriksaan penyidik KPK.
Sebelumnya diketahui, sejak ditahan pada 7 September 2012 lalu, ZD memang terkesan menghilang. Dia tidak pernah nampak di hadapan wartawan setiap kali dijadwalkan untuk diperiksa.
Diperkirakan rutan yang berada di lantai bawah Gedung KPK itu, memang sudah tidak memadai lagi untuk menerima tahanan. Selain itu, rutan tersebut sepertinya diperuntukkan untuk tahanan wanita.
Untuk menutup kebutuhan ruang tahanan, KPK dikabarkan menyulap beberapa ruangan di salah satu lantai untuk dijadikan tempat tahanan laki-laki. Diketahui, Zulkarnaen, Lukman Abbas, dan Amran Batalipu berada dalam satu ruangan.
"Yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di Jakarta, Rabu (3/10/2012).
Pemeriksaan kali ini merupakan yang kedua kalinya sejak ZD ditahan di rutan KPK. Namun, sosok ZD tidak pernah nampak saat dirinya dijadwalkan untuk diperiksa.
Pengacara Zulkarnaen, Herman Umar menjelaskan, tidak tampaknya sosok ZD karena kliennya itu tidak ditahan di Rutan yang ada di basement KPK .
"Soalnya, klien saya ditahan di atas," kata Herman saat dikonfirmasi di gedung KPK.
Karena tidak ditahan di rutan KPK itulah, ZD dapat langsung menuju ruang pemeriksaan penyidik KPK.
Sebelumnya diketahui, sejak ditahan pada 7 September 2012 lalu, ZD memang terkesan menghilang. Dia tidak pernah nampak di hadapan wartawan setiap kali dijadwalkan untuk diperiksa.
Diperkirakan rutan yang berada di lantai bawah Gedung KPK itu, memang sudah tidak memadai lagi untuk menerima tahanan. Selain itu, rutan tersebut sepertinya diperuntukkan untuk tahanan wanita.
Untuk menutup kebutuhan ruang tahanan, KPK dikabarkan menyulap beberapa ruangan di salah satu lantai untuk dijadikan tempat tahanan laki-laki. Diketahui, Zulkarnaen, Lukman Abbas, dan Amran Batalipu berada dalam satu ruangan.
(rsa)