Jumat ini, panggilan terakhir untuk DS
Selasa, 02 Oktober 2012 - 13:52 WIB
Jumat ini, panggilan terakhir untuk DS
A
A
A
Sindonews.com - Pemanggilan pemeriksaan Mantan Kakorlantas Irjen Pol Djoko Susilo yang ketiga kalinya dipastikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqqodas akan dilakukan Jumàt ini.
DS sendiri akan diperiksa dengan kapasitasnya sebagai tersangka kasus korupsi Pengadaan Simulator SIM kendaraan roda dua dan roda empat di Korlantas Polri tahun anggaran 2011.
"Kami tetap akan periksa. Pak DS Jumat nanti akan kami panggil lagi," kata Busyro di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/10/2012).
Dalam pemanggilan tersebut, Busyro mengaku tidak melakukan koordinasi sama sekali dengan Mabes Polri. "Belum," jelasnya singkat.
Disinggung mengenai pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pemanggilan DS, Busyro membantahnya. Menurutnya, pelibatan TNI hanya terkait penggunaan Rumah Tahanan (Rutan) yang manajemennya diatur KPK.
Busyro juga mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan paksa DS, jika yang bersangkutan kembali tidak memenuhi panggilan KPK sebanyak tiga kali.
"Sekali lagi saya katakan dipanggil. Ketiga kalinya tidak hadir, kalau tidak (hadir) kita panggil paksa," tukasnya.
DS sendiri akan diperiksa dengan kapasitasnya sebagai tersangka kasus korupsi Pengadaan Simulator SIM kendaraan roda dua dan roda empat di Korlantas Polri tahun anggaran 2011.
"Kami tetap akan periksa. Pak DS Jumat nanti akan kami panggil lagi," kata Busyro di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/10/2012).
Dalam pemanggilan tersebut, Busyro mengaku tidak melakukan koordinasi sama sekali dengan Mabes Polri. "Belum," jelasnya singkat.
Disinggung mengenai pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam pemanggilan DS, Busyro membantahnya. Menurutnya, pelibatan TNI hanya terkait penggunaan Rumah Tahanan (Rutan) yang manajemennya diatur KPK.
Busyro juga mengatakan pihaknya akan melakukan pemanggilan paksa DS, jika yang bersangkutan kembali tidak memenuhi panggilan KPK sebanyak tiga kali.
"Sekali lagi saya katakan dipanggil. Ketiga kalinya tidak hadir, kalau tidak (hadir) kita panggil paksa," tukasnya.
(rsa)