PDIP menilai revisi UU KPK belum tepat

Selasa, 02 Oktober 2012 - 06:21 WIB
PDIP menilai revisi...
PDIP menilai revisi UU KPK belum tepat
A A A
Sindonews.com - Fraksi PDIP menilai revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) masih dianggap wajar. Namun PDIP ingin agar kasus Century diselesaikan dulu baru UU KPK di revisi.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP, Eva Sundari menganggap, upaya revisi Undang Undang tentang KPK adalah sesuatu yang normatif dan masih bersifat wajar.

Eva beralasan, revisi UU KPK tersebut nantinya juga sebagai upaya pencegahan pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam setiap penanganan kasus korupsi yang sedang ditangani oleh KPK.

“Pengawasan terutama eksternal amat bisa diterima demi akuntabilitas lembaga yang mempunyai kekuasaan yang besar seperti KPK yang superbody dan juga Polri," kata Eva kepada sindonews, Senin (1/10/2012).

Revisi tersebut, lanjutnya, untuk menjaga excessive violence akibat 'absolute power'. Sepatutnya kontrol eksternal ini diciptakan untuk semua agen penegak hukum. Pasalnya, Eva malah menganggap keberadaan internal kontrol terbukti tidak efektif untuk menjaga akuntabilitas penegak hukum

“Kalau jadi revisi, PDIP malah ingin fokus aspek pengawasan,“ imbuhnya.

Namun, menurut Eva, saat ini justru bukanlah saat yang tepat untuk melakukan revisi Undang Undang tersebut. Dia beralasan, sebelum selesainya kasus Century, sebaiknya Undang Undang tersebut ditunda untuk direvisi.

“Secara umum fraksi PDIP memandang situasi belum kondusif untuk revisi apapun isinya. Kita prioritaskan agar power superbody yang sekarang dimiliki KPK efektif," terangnya.

PDIP juga ingin KPK membuktikan bahwa superbody-nya kekuasaan KPK bisa menuntaskan kasus Century yang sudah tiga tahun mandeg. Karena itu penyelesaian terhadap century adalah sebagai indikatornya.
(ysw)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved