Indonesia masih butuh KPK

Sabtu, 29 September 2012 - 17:36 WIB
Indonesia masih butuh...
Indonesia masih butuh KPK
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diakui sebagai institusi yang lahir dari semangat reformasi. Dan pihak-pihak yang menginginkan pembubaran KPK, merupakan 'pengkhianat' dari semangat reformasi tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Advokasi Pusat kajian antikorupsi (Pukat) Universitas Gajah Mada (UGM), Oce Madril saat menanggapi masalah mengenai revisi yang dilakukan DPR terhadap Undang-Undang (UU) No. 30 tahun 2002 terkait pencabutan kewenangan KPK dalam hal penuntutan dan penyadapan.

"Yang harus diluruskan adalah, KPK ini adalah institusi yang lahir dari semangat reformasi. Boleh kita katakan bahwa pihak-pihak yang menginginkan KPK dibubarkan itu sama saja mengkhianati semangat reformasi," kata Oce dalam acara diskusi Polemik Sindo Radio yang bertajuk "Revisi UU KPK" di Warung Daun Cikini Jakarta Pusat, Sabtu (29/9/2012).

Menurutnya, masyarakat masih membutuhkan KPK untuk memberantas korupsi yang kian marak di Indonesia. Maka itu upaya revisi UU tentang KPK dianggap sebagai pembungkaman untuk melucuti kewenangan KPK yang ada.

"Masyarakat masih butuh KPK. Karena kita melihat korupsi masih ada di segala lini. Memang menjadi tidak cerdas kalo anggota DPR membungkam atau melucuti kewenangan KPK," tukasnya.

Seperti diketahui, DPR RI bermaksud merevisi UU KPK No. 30 tahun 2002. Revisi ini kemudian menjadi polemik tidak hanya dikalangan pemerintah, tapi juga di masyarakat.

Banyak yang beranggapan revisi ini untuk menggembosi dan melemahkan lembaga antikorupsi tersebut. Salah satunya dengan wacana mencabut kewenangan KPK terkait penyadapan dan penuntutan. Di lain pihak, DPR juga belum mencabut tanda bintang pada pembangunan gedung baru KPK. Artinya, pembangunan gedung baru tersebut belum dapat diwujudkan.
(kur)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved