Masyarakat diminta tolak upaya pelemahan KPK

Sabtu, 29 September 2012 - 17:25 WIB
Masyarakat diminta tolak...
Masyarakat diminta tolak upaya pelemahan KPK
A A A
Sindonews.com - Direktur Advokasi Pusat kajian antikorupsi (Pukat) Universitas Gajah Mada (UGM), Oce Madril menyatakan DPR saat ini hanya memiliki dua pilihan terkait revisi Undang-Undang (UU) No. 30 tahun 2002 menyangkut kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam hal penuntutan.

"Pilihannya ada dua. DPR maju terus dengan revisi UU subtansi yang melemahkan seperti ini atau berhadapan dengan masyarakat," kata Oce di Jakarta, Sabtu (29/9/2012).

Bahkan, Oce mengajak masyarakat yang ingin mendukung KPK untuk membuat dukungan melalui petisi online. Harapannya, dukungan ini bisa mencegah adanya upaya melemahkan KPK di balik revisi UU tersebut.

"Dan saya juga mengajak masyarakat. Saya yakin masyarakat masih mendukung KPK, dan masyarakat bisa mewujudkan dukungan melalui petisi online," serunya.

Seperti diketahui, DPR bermaksud merevisi UU KPK no 30 tahun 2002. Revisi ini kemudian menjadi polemik tidak hanya dikalangan pemerintah, tapi juga di masyarakat.

Banyak yang beranggapan revisi ini sebagai upaya penggombosan lembaga antikorupsi tersebut. Salah satunya melalui wacana mencabut kewenangan KPK terkait penyadapan dan penuntutan.

Dilain pihak, DPR juga belum mencabut tanda bintang pada pembangunan gedung baru KPK. Artinya pembangunan gedung baru tersebut belum dapat diwujudkan.
(kur)
Berita Terkait
Terima Banyak Komplain,...
Terima Banyak Komplain, Komisi III DPR Usul Dewas Ajukan Revisi RUU KPK
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPP
Aksi Tuntut Revisi UU...
Aksi Tuntut Revisi UU ITE
UU ASN Disahkan, Begini...
UU ASN Disahkan, Begini Nasib 2,3 Juta Pegawai Honorer
Berita Terkini
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved