Yang perlu dibenahi dari KPK adalah gedungnya
Sabtu, 29 September 2012 - 13:03 WIB
Yang perlu dibenahi dari KPK adalah gedungnya
A
A
A
Sindonews.com - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) barangkali menjadi prioritas
pertama untuk direnovasi. Pasalnya, gedung berlokasi di Jalan HR Rasuna Said itu terlalu sempit dan berantakan.
Kondisi gedung KPK ini diakui Pakar Hukum Nasrullah. Menurutnya, dia sudah melihat langsung fakta yang ada. Ruang kerja di KPK menurutnya berantakan, dan lorong-lorongnya dipenuhi dengan berkas-berkas.
"Kondisi ruangan KPK memang sudah tidak memadai lagi," ujarnya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (29/9/2012).
Kondisi gedung yang sudah tak memadai itu juga diakui Juru Bicara KPK Johan Budi SP. Di tengah kesibukan KPK mencari gedung baru karena sudah tak memadai, rencana revisi Undang-Undang No 30 tahun 2002 terus saja digulirkan DPR.
Agar DPR melihat langsung kondisi KPK, kata Johan, pihaknya akan mengundang anggota Komisi III DPR/F-Partai Golkar Nudirman Munir untuk bertandang ke KPK, dan melihat langsung situasi dan kondisi KPK.
"Betapa sulitnya KPK untuk memperoleh gedung (baru) KPK. Kami bukan merajuk, tapi ini sudah overload. Nanti kita undang pak Nudirman untuk melihat situasi dan kondisi KPK. Sangat berjubel," tukas Johan.
pertama untuk direnovasi. Pasalnya, gedung berlokasi di Jalan HR Rasuna Said itu terlalu sempit dan berantakan.
Kondisi gedung KPK ini diakui Pakar Hukum Nasrullah. Menurutnya, dia sudah melihat langsung fakta yang ada. Ruang kerja di KPK menurutnya berantakan, dan lorong-lorongnya dipenuhi dengan berkas-berkas.
"Kondisi ruangan KPK memang sudah tidak memadai lagi," ujarnya di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (29/9/2012).
Kondisi gedung yang sudah tak memadai itu juga diakui Juru Bicara KPK Johan Budi SP. Di tengah kesibukan KPK mencari gedung baru karena sudah tak memadai, rencana revisi Undang-Undang No 30 tahun 2002 terus saja digulirkan DPR.
Agar DPR melihat langsung kondisi KPK, kata Johan, pihaknya akan mengundang anggota Komisi III DPR/F-Partai Golkar Nudirman Munir untuk bertandang ke KPK, dan melihat langsung situasi dan kondisi KPK.
"Betapa sulitnya KPK untuk memperoleh gedung (baru) KPK. Kami bukan merajuk, tapi ini sudah overload. Nanti kita undang pak Nudirman untuk melihat situasi dan kondisi KPK. Sangat berjubel," tukas Johan.
(lns)