NasDem: Rakyat ingin regenerasi
Selasa, 25 September 2012 - 23:39 WIB
NasDem: Rakyat ingin regenerasi
A
A
A
Sindonews.com - Kemenangan Jokowi dalam Pemilihan GUbernur DKI Jakarta dianggap Partai Nasional Demokrat (NasDem) kalau rakyat menginginkan figur baru.
Sekretaris Majelis Nasional Partai NasDem Jeffrie Geovanie menyatakan kemenangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama bukti bahwa rakyat menginginkan figur baru yang mampu membawa perubahan.
"Semoga saja kemenangan Jokowi-Basuki ini memberi pelajaran berharga buat mereka. Bahwa regenerasi itu penting," ujar Jeffrie melalui keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Selasa (25/9/2012).
Partai politik, lanjut Jeffrie tidak perlu khawatir tidak akan mendapatkan dukungan dari publik. Kalau parpol berani memunculkan tokoh muda pasti akan mendapatkan kredit poin positif dari masyarakat.
"Masyarakat pasti memberikan apresiasi kepada partai-partai yang berani memunculkan figur-figur baru, pada suksesi kepemimpinan nasional 2014 yang akan datang," ujarnya.
Diakui Jeffrie banyak tokoh muda potensial mampu menjadi pemimpin nasional. Namun regenerasi kepemimpinan tersandera oleh para elit tua partai politik yang enggan memberikan peluang bagi kader muda.
"Mereka berpikir hanya mereka yang mampu membenahi negeri ini. Gerontokrasi memang musuh utama di negeri kita," kata Jeffrie.
Sekretaris Majelis Nasional Partai NasDem Jeffrie Geovanie menyatakan kemenangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama bukti bahwa rakyat menginginkan figur baru yang mampu membawa perubahan.
"Semoga saja kemenangan Jokowi-Basuki ini memberi pelajaran berharga buat mereka. Bahwa regenerasi itu penting," ujar Jeffrie melalui keterangan tertulisnya yang diterima Sindonews, Selasa (25/9/2012).
Partai politik, lanjut Jeffrie tidak perlu khawatir tidak akan mendapatkan dukungan dari publik. Kalau parpol berani memunculkan tokoh muda pasti akan mendapatkan kredit poin positif dari masyarakat.
"Masyarakat pasti memberikan apresiasi kepada partai-partai yang berani memunculkan figur-figur baru, pada suksesi kepemimpinan nasional 2014 yang akan datang," ujarnya.
Diakui Jeffrie banyak tokoh muda potensial mampu menjadi pemimpin nasional. Namun regenerasi kepemimpinan tersandera oleh para elit tua partai politik yang enggan memberikan peluang bagi kader muda.
"Mereka berpikir hanya mereka yang mampu membenahi negeri ini. Gerontokrasi memang musuh utama di negeri kita," kata Jeffrie.
(ysw)